Teheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menilai berbagai pernyataan Presiden AS Donald Trump dalam kunjungannya ke sejumlah negara Arab Teluk Persia sebagai murahan sehingga tak layak ditanggapi.
“Beberapa pernyataan yang dilontarkan oleh Presiden AS dalam kunjungannya ke kawasan (Teluk Persia) ini tak layak ditanggapi. Pernyataannya sedemikian rendah sehingga memalukan bagi dia maupun bagi rakyat Amerika,” ujarnya dalam kata sambutan di Teheran, saat ditemui oleh ratusan guru dari berbagai penjuru Iran pada peringatan hari kesyahidan Ayatullah Muthahhari yang juga diperingati sebagai Hari Guru, Sabtu (17/5).
Dia menambahkan, “Tapi ada sebagian pernyataannya yang perlu kita perhatikan. Trump mengaku akan menggunakan kekuatan (militer) demi perdamaian. Dia bohong. Dia dan para pejabat AS lainnya menggunakan kekuatan untuk genosida di Gaza, untuk mengobarkan perang di mana pun mereka dapat melakukannya, untuk mendukung para anteknya. Demi inilah mereka menggunakan kekuatan. Kapan mereka pernah menggunakan kekuatan demi perdamaian?!”
Ayatullah Khamenei lantas mengatakan, “Ya, kekuatan memang dapat digunakan untuk perdamaian dan keamanan, dan demi inilah kita, meski memedihkan mata musuh, setiap hari menambah kekuatan negara ini, insya Allah. Sedangkan mereka tidaklah demikian. Mereka menggunakan kekuatan justru untuk mengirim bom-bom seberat 10 ton kepada Rezim Zionis (Israel) agar dijatuhkan ke kepala anak-anak Gaza, rumah sakit, rumah-rumah penduduk di Lebanon dan di mana pun mereka bisa melakukannya.”
Pemimpin Besar Iran menekankan bahwa negaranya menganut prinsip dan sistem nilai tersendiri.
“Meskipun banyak pasang surut di sekeliling kita, kita bersandar pada prinsip-prinsip ini dan negara ini terus maju,” ujarnya.
Dia menjelaskan, “Iran saat ini bukanlah Iran 30 tahun lalu, atau 40 tahun lalu, atau 50 tahun lalu. Hari ini, berkat karunia Allah, meskipun musuh bertindak keras dan pihak-pihak lain mengejek, Iran telah maju dan akan terus maju, Insya Allah. Semua orang akan melihatnya. Generasi muda kita akan melihatnya dengan cara sebaik mungkin. Insya Allah, semua orang akan bekerja sama dalam membangun Iran yang terpuji.” (mm/alalam)