Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman kubu Ansarullah mengumumkan pihaknya telah menyerang kapal Israel di Teluk Aden, dan melakukan operasi serangan terhadap sasaran militer di kota Eilat di bagian selatan Palestina pendudukan.
Hal ini disampaikan dalam pernyataan yang disiarkan televisi oleh juru bicara militer Yaman, Brigjen Yahya Saree, pada hari Ahad (14/7).
Dia menyebutkan bahwa pihaknya telah menyerang kapal Israel MSC UNIFIC di Teluk Aden, dengan sejumlah rudal balistik dan drone. Berikut ini pernyataan lengkapnya;
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Allah Swt berfirman;
“Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad [47]:7)
Maha Benar Allah lagi Maha Agung.
Dalam rangka membela bangsa tertindas Palestina, dan sebagai balasan atas pembantaian yang dilakukan musuh, Israel, di Al-Mawasi di Khan Yunis (Jalur Gaza) , Angkatan Laut, Pasukan Drone, dan Pasukan Rudal dari Angkatan Bersenjata Yaman telah melancarkan operasi militer gabungan tehadap kapal MSC UNIFIC dengan rudal balistik dan drone, dan Pasukan Drone melancarkan operasi militer terhadap sejumlah sasaran militer musuh, Israel, di kawasan Umm Rashrash (Eilat) di bagian selatan Palestina pendudukan, dengan menggunakan sejumlah drone, dan operasi ini sukses mencapai tujuannya, berkat pertolongan Allah Swt.
Angkatan Bersenjata Yaman kembali menyerukan kepada semua tentara Arab dan Islam agar menunaikan tanggungjawab keagamaan, moral dan kemanusiaannya di depan bangsa Palestina, dan memastikan kesiapan penuhnya untuk melancarkan operasi militer gabungan dengan pihak Arab dan Islam manapun untuk membela bangsa tertindas Palestina.
Operasi militer Angkatan Bersenjata Yaman, dengan pertolongan Allah Swt, tidak akan berhenti kecuali dengan terhentinya agresi dan pencabutan blokade terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.
Cukuplah Allah menjadi penolong bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung.
Hidup Yaman serta bebas, mulia, dan merdeka. Kemenangan bagi Yaman dan seluruh kaum merdeka umat Islam.
Sanaa 8 Muharram 1446 H/14 Juli 2024
Angkatan Bersenjata Yaman
Pada hari Sabtu lalu tentara Zionis Israel melakukan pembantaian mengerikan di daerah Al-Mawasi, sebelah barat kota Khan Yunis hingga m menggugurkan 90 warga Palestina dan melukai 300 lainnya dengan kondisi beberapa di antaranya kritis, menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza.
Dalam peristiwa terbaru yang terjadi pada hari Ahad, tak kurang dari 10 Palestina gugur dan 27 lainnya terluka akibat serangan jet tempur Israel terhadap sebuah rumah dan sebuah apartemen di kota Gaza.
Di hari yang sama, tentara Israel menyatakan empat tentara Israel terluka, termasuk seorang perwira dengan kondisi luka yang parah, akibat serangan warga Palestina yang dilakukan dengan menabrakkan mobil di dekat kota Tel Aviv, sementara penabrak dilaporkan “berhasil dihabisi”.
Bersamaan dengan ini, sayap militer Hamas Brigade Al-Qassam mengumumkan pihaknya telah menggempur pasukan Israel di sekitar lingkungan Tel al-Hawa dan markas komandonya di poros Netzarim di selatan Kota Gaza, namun tak ada keterangan mengenai akibat gempuran ini.
Perang Israel di Gaza dengan dukungan AS sejak 7 Oktober 2023 telah menjatuhkan korban tewas dan luka sekira 127.000 orang Palestina, yang sebagian besar adalah anak-anak kecil dankaum wanita, serta korban hilang sebanyak lebih dari 10.000 orang di tengah kehancuran besar-besaran dan kelaparan yang merenggut nyawa puluhan anak kecil.
Israel melanjutkan perang terhadap Gaza, mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk segera menghentikannya, dan perintah Mahkamah Internasional agar Israel mengakhiri invasi di kota Rafah serta mengambil tindakan yang semestinya untuk mencegah tindakan genosida dan memperbaiki situasi kemanusiaan yang mengerikan di Jalur Gaza. (mm/raialyoum/alaraby)