Bagai Film Horror, Korban Tewas Ledakan Beirut Lebih dari 100 Orang, 3 Rumah Sakit Hancur

0
167

REUTERS

Beirut, LiputanIslam.com – Kepala Palang Merah Lebanon, George Kettaneh menyatakan sedikitnya 100 orang tewas dan lebih dari 4.000 orang luka-luka akibat ledakan besar di Beirut, Selasa (4/8/2020).

Kettaneh menambahkan jumlah korban bisa bertambah, dan Palang Merah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mengevakuasi jenazah korban karena pihak rumah sakit kewalahan.

Dr Mirna Doumit, ketua Ordo Perawat di Beirut, mengatakan tiga rumah di sakit kota itu hancur.

“Jadi kami harus mengevakuasi pasien yang berada di rumah sakit itu ke yang lain. Selain itu, kami memiliki dua rumah sakit lain yang sebagian hancur. Jadi itu adalah bencana dan pukulan besar pada sistem perawatan kesehatan, yang sudah berdarah,” katanya.

“Kami kehilangan tiga perawat yang bekerja di rumah sakit. Saya tak tak menemukan kata-kata untuk menggambarkan apa yang terjadi. Sepertinya kita ada di film horror.”

Nasser Yassin, profesor di American University of Beirut, mengatakan mengaku ragu pemerintah Lebanon dapat menangani bencana ini sendirian. Karena itu dia meminta masyarakat  internasional untuk memberikan bantuan.

Menteri Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein menyatakan negaranya turut berdukacita atas insiden besar itu, dan menawarkan bantuan “dengan cara apa pun yang kami bisa”.

Dalam sebuah posting di Twitter dia mengatakan, “Malaysia berdiri bersama dalam kesedihan ketika pikiran dan doa kami menemani orang-orang kuat Lebanon. Kami siap mendukung apa pun yang kami bisa.” (mm/aljazeera)

 

DISKUSI: