Azerbaijan Ancam Serang Fasilitas Nuklir Armenia

0
558

Baku, LiputanIslam.com –  Azerbaijan dan Armenia saling tuding menembaki posisi militer dan desa, melanggar satu hari gencatan senjata dalam bentrokan perbatasan antara dua negara eks-Uni Soviet yang telah lama berseteru tersebut.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Azerbaijan, Kamis (16/7/2020), menyatakan salah satu tentaranya tewas, sementara Kemhan Armenia mengatakan seorang warga sipil terluka di desa Chinari akibat serangan drone Azerbaijan.

Sebelum itu, 15 tentara dari kedua belah pihak dan satu warga sipil telah tewas dalam kontak senjata perbatasan sejak Ahad lalu antara dua negara yang pernah berperang di wilayah pegunungan Nagorno-Karabakh pada tahun 1990-an itu.

Kemhan Azerbaijan memperingatkan Armenia akan menyerang stasiun tenaga nuklir Metzsamor di Armenia. Ancaman ini dinyatakan sebagai tanggapan atas ancaman Armenia untuk menyerang waduk Mingechavir atau instalasi strategis lainnya di Azerbaijan.

“Pihak Armenia seharusnya tidak lupa bahwa sistem rudal terbaru yang tersedia untuk pasukan kami mampu mengenai Stasiun Energi Atom Metsamor dengan akurasi tinggi, yang akan berubah menjadi tragedi hebat bagi Armenia,” ancam juru bicara Kementerian Pertahanan Azerbaijan, Kolonel Waqif Dargankhali.

Kementerian ini merilis video yang memperlihatkan drone kamikaze Azerbaijan yang disebutnya telah menyerang gudang amunisi Armenia di dekat perbatasan.

Kemhan Armenia mengklaim angkatan udaranya telah menembak setidaknya 13 drone Azerbaijan sejak 12 Juli.

Iran dan Rusia mengaku akan berupaya mengurangi ketegangan antara Azerbaijan dan Armenia, sementara Turki yang bersekutu dengan Azerbaijan bersumbar akan membuat Armenia “membayar mahal” karena berkonfrontasi dengan Azerbaijan. (mm/aljazeera/interfax)

DISKUSI: