Teheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei memuji para pahlawan besar Poros Resistensi semisal Syahid Yahwa Sinwar dari kelompok pejuang Hamas Palestina dan Syahid Hassan Nasrallah dari kelompok pejuang Hizbullah Lebanon, dan menyebut keduanya sebagai figur yang menentukan sejarah Asia Barat (Timur Tengah).
Dalam kata sambutannya pada peringatan Syuhada Garda Fars, Jumat (1/11), Ayatullah Khamenei mengatakan, “Kita sekarang menghadapi perkara utama dan penting yang mencetak sejarah, dan ini berkenaan dengan kawasan Asia Barat, (terutama) Lebanon, Gaza dan Tepi Barat.”
Dia menambahkan, “Tanpa para tokoh semisal Syahid Yahya Sinwar yang berlaga hingga titik darah penghabisan niscaya kawasan ini akan berbeda nasibnya. Tanpa figur-figur besar seperti Syahid Sayyid Hassan Nasrallah yang telah mengolah jihad, kebijaksanaan, keberanian dan pengorbanan serta memanifestasikannya di lapangan niscaya pergerakan (historis) akan berjalan ke lain arah.”
Pemimpin Besar Iran memandang entitas Zionis Israel dan peradaban Barat menderita kekalahan besar.
“Entitas ini gagal, karena mengira dapat dengan mudah menumpas faksi-faksi perlawanan… Rezim Zionis membunuh lebih dari 50,000 warga sipil yang terisolasi serta para pemimpin terkemuka kubu perlawanan, tapi tak dapat mempengaruhi front perlawanan. Front ini justru sekarang bertempur dengan kekuatan dan tekad yang sama, dan ini merupakan kekalahan besar yang diderita oleh rezim Zionis,” terangnya.
Mengenai besarnya dukungan Amerika Serikat dan Eropa kepada Israel, Ayatullah KHamenei mengatakan, “Mereka telah belanja banyak, berusaha banyak. AS dan sejumlah negara Eropa membantu Rezim Zionis dengan sekuat tenaga, citra mereka pun kelam, buruk dan dibenci di dunia, sehingga muncul aksi-aksi demo protes terhadap mereka di jalanan di Amerika dan berbagai universitas Amerika. Namun demikian, faksi-faksi perlawanan masih tetap eksis. Hamas, Jihad Islam dan Hizbullah masih eksis. Penduduk dan para pemuda pejuang di Tepi Barat masih eksis, dan di berbagai tempat lain juga ada perlawanan terhadap musuh. Semua ini merupakan kekalahan besar (bagi musuh).” (mm/alalam)