Teheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei menyebut kelompok pejuang perlawanan Islam Hizbullah sebagai “pembela terkuat Lebanon” di depan pasukan Israel, yang terus melancarkan serangan terhadap situs organisasi tersebut di Lebanon selama sebulan.
“Hizbullah saat ini masih merupakan pertahanan terkuat bagi Lebanon, dan perisai paling solid yang menghadang ketamakan entitas Zionis yang sejak dulu berusaha mendisintegrasi Lebanon,” ungkap Ayatullah Khamenei dalam pernyataan berbahasa Arab yang dipublikasikan di akun X-nya, Kamis (24/10).
Dia menyatakan demikian ketika menyampaikan pesan “selamat dan belasungkawa atas kesyahidan” Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Sayid Hashem Safiyuddin, yang kesyahidannya telah dikonfirmasi oleh Hizbullah pada hari Rabu dalam serangan Israel di pinggiran selatan Beirut pada awal Oktober ini.
“Republik Islam (Iran), seperti biasa, akan terus mendukung Mujahidin Al-Quds dan para pejuang perlawanan,” sambungnya, sembari menyebut Hizbullah “mampu melindungi Lebanon dari bahaya perpecahan dan keruntuhan lagi, serta menggagalkan ancaman dari entitas penjajah (Israel).”
Ayatullah Khamenei juga menyebut Hizbullah telah “menghilangkan bahaya perampasan (oleh Israel terhadap) wilayah selatan Litani, Tirus, dan kota-kota lain di wilayah itu, pendudukan atas semua itu, dan penggabungannya dengan Palestina yang terjajah dan terduduki.” (mm/alalam/raialyoum)