Ayatullah Khamenei Larang Negaranya Impor Vaksin Covid-19 dari AS dan Inggris

0
212

Teheran, LiputanIslam.com –  Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei melarang impor vaksin Covid-19 dari Amerika Serikat (AS) dan Inggris dengan alasan bahwa dua negara ini tak dapat dipercaya.

Dalam sebuah pidato televisi, Jumat (8/1), dia mengapresiasi upaya keras masyarakat ilmiah Iran menghasilkan vaksin sendiri untuk mengatasi pandemi tersebut.

“Vaksin yang diproduksi (di dalam negeri) adalah sebuah kebanggaan; jangan menyangkal ini. Ini adalah sumber kehormatan,” ujarnya.

Ayatullah Khamenei menyatakan bahwa di saat yang sama otoritas Iran berupaya mendapatkan vaksin dari berbagai jalur, namun dia memperingatkan  bahwa vaksin tidak boleh dipasok dari AS dan Inggris karena keduanya tak dapat dipercaya.

“Impor vaksin Amerika dan Inggris dilarang… Kadang-kadang mereka ingin mencoba vaksin di negara lain,” ujarnya.

Dia menambahkan,  “Kalau orang Amerika bisa menghasilkan vaksin, mereka tidak akan berada dalam kondisi seperti sekarang ini. Mereka tidak akan mencatat 4,000 kematian setiap hari. Sama halnya dengan Inggris.”

Pemimpin Besar Iran juga mengaku tidak percaya kepada Prancis, dan memperkenankan pemerintah mengimpor vaksin dari negara lain.

“Mengingat masa lalu orang-orang Prancis dalam kasus darah yang terkontaminasi (pada tahun 1990-an) maka kita juga tidak optimis kepada mereka, sedangkan penyediaan vaksin dari negara-negara lain tak masalah,” ungkapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Masyarakat Bulan Sabit Merah Iran , Mohammad Hossein Ghousian Moghaddam ,mengatakan bahwa negara republik islam ini membatalkan impor 150.000 dosis vaksin Covid-19 dari AS.

Moghaddam mengatakan bahwa setelah pidato Ayatullah Ali Khamenei yang melarang impor vaksin AS dan Inggris tersebut, Iran membatalkan impor 150.000 dosis vaksin dari AS.

Mengenai kemungkinan pengadaan vaksin dari negara lain, dia mengatakan bahwa masih akan dipelajari pembelian satu juta dosis vaksin dari sumber lain, termasuk Rusia, China dan India. (mm/mna/presstv)

Baca juga:

Iran Nyatakan Mudah Perkaya Uranium hingga 90%

Menhan Iran: Ada “Bukti Tak Terbantahkan” Keterlibatan Israel dalam Pembunuhan Fakhrizadeh

DISKUSI: