Teheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei dalam kata sambutannya pada peringatan milad Sayidah Fatimah Zahra ra, di Teheran Ahad (22/12) menyatakan salah besar jika AS dan Israel merasa sudah menang di Suriah. Dia juga menegaskan Iran tidak memerlukan proksi di kawasan.
“Program AS untuk menguasai berbagai negara bertumpu pada satu di antara dua perkara; kalau bukan dengan menciptakan diktator maka dengan menebar kekacauan. Mereka mencipatakan kekacauan di Suriah, dan mereka sekarang mengira telah mencetak kemenangan,” ungkapnya.
Ayatullah Khamenei menyebutkan bahwa salah seorang pejabat AS secara implisit mengaku akan mendukung siapapun yang dapat menimbulkan kekacauan di Iran.
“Mereka mengira akan mendapat sesuatu yang besar. Bangsa Iran akan menggilas siapapun yang menjadi antek Amerika dalam hal ini,”tegasnya.
Dia menambahkan, “Mereka selalu mengatakan bahwa Republik Islam (Iran) telah kehilangan pasukan proksinya di kawasan. Ini juga salah besar. Republik Islam tak punya proksi. Yaman berjuang karena beriman, Hizbullah berjuang karena kekuatan iman mendorongnya ke gelanggang, Hamas dan Jihad Islam berjuang karena akidah yang mendorongnya untuk demikian. Mereka semua bukan menjadi proksi kami. Jika suatu hari kami ingin melakukan suatu tindakan, kami tidak memerlukan pasukan proksi.”
Mengenai situasi di Suriah, Ayatullah Khamenei mengatakan bahwa pemuda Suriah sudah tak memiliki apa-apa lagi karena universitas, sekolah, rumah, jalan dan kehidupan mereka sudah tidak aman.
“Lantas apa yang harus dia lakukan? Dia harus bangkit dengan kekuatan dan kehendak di depan para perencana kekacauan dan para pelaksana rencana ini. Dengan izin Allah, dia akan menang atas mereka. Masa depan kawasan, dengan anugerah Allah, akan menjadi lebih baik.” (mm/alalam)