Teheran, LiputanIslam.com – Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei menyatakan bahwa kelompok pejuang Hizbullah yang berbasis di Lebanon telah berkembang pesat dan menjelma menjadi kekuatan yang besar dan tangguh berkat Sayid Hassan Nasrallah, sekjen Hizbullah telah gugur syahid akibat serangan Israel di pinggiran Beirut pada akhir September lalu.
“Hizbullah berubah dari kelompok kecil pejuang menjadi organisasi besar dengan kekuatan sedemikian rupa sehingga dapat memaksa musuh untuk mundur dan mengalahkannya,” katanya kepada anggota Dewan Ahli Kepemimpinan (Majelis Khubregan-e Rahbari) di Teheran, Kamis (7/11).
“Berkat keberanian, kebijaksanaan, kesabaran, dan tawakkal Sayid Nasrallah, Hizbullah mencapai evolusi yang luar biasa sedemikian rupa sehingga musuh yang dilengkapi dengan segala jenis senjata dan propaganda tidak dapat dan –insya Allah- tidak akan mampu mengatasi fenomena yang luar biasa ini,” tambahnya.
Menepis anggapan bahwa kekuatan Hizbullah melemah dan luruh setelah para pemimpinnya gugur, Ayatullah Khamenei mengatakan, “Sebagian orang di Lebanon dan di tempat lain berpikir bahwa Hizbullah telah melemah, dan mereka pun mulai mengkritik tindakannya. Mereka keliru dan berilusi. Hizbullah kuat dan terus berjuang.”
Ayatullah Khamenei memberikan penghormatan kepada Nasrallah dan pejabat senior Hizbullah Sayid Hashem Safiyuddin serta para pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan Yahya Sinwar, dan komandan militer Iran Abbas Nilforoushan yang dibunuh oleh Israel pada bulan September dan Oktober.
Dia menilai para syuhada perlawanan itu telah menganugerahkan kepada Islam martabat dan kehormatan di samping kekuatan dan kekuasaan.
“Semua perjuangan ini, yang kini –alhamdulillah- terus berlanjut dengan kuat dan perkasa, baik di Lebanon maupun di Gaza, Palestina, pasti akan disusul dengan kemenangan kubu yang hak, kemenangan front yang benar, dan kemenangan front perlawanan,” tegasnya. (mm/irib)