AS Nyatakan akan Terus Menekan Ansarullah Yaman

0
79

Washington, LiputanIslam.com – Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Ned Price memastikan Washington akan terus menekan para pemimpin gerakan Ansarullah (Houthi) yang berkuasa di Sanaa, ibu kota Yaman.

Dalam konferensi pers, Ahad malam (7/2), Pride menyatakan hal itu sembari menyebut alasan Washington mempertimbangkan kembali penunjukan Ansarullah sebagai kelompok teroris.

“Krisis kemanusiaan di Yaman membuat kami memprioritaskan pertimbangan ulang penunjukan Houthi (sebagai organisasi teroris),..  Saya pikir kami akan terus menekan para pemimin gerakan ini,” ujarnya.

Dia juga menyatakan bahwa AS telah mengakhiri dukungannya untuk operasi militer di Yaman, “tapi keputusan ini tidak berlaku untuk operasi kami melawan Al-Qaeda.”

Lebih lanjut dia mendesak Ansarullah agar menghentikan serangan di Yaman maupun serangan terhadap Arab Saudi.

Dia mengatakan bahwa AS “sangat terganggu oleh serangan Houthi yang berkelanjutan. Kami mendesak Houthi untuk menahan diri dari tindakan destabilisasi dan menunjukkan komitmen mereka untuk terlibat secara konstruktif dalam upaya Utusan Khusus PBB Griffiths untuk mencapai perdamaian.”

Utusan PBB Martin Griffiths Ahad lalu memulai pembicaraan dua hari di Iran, negara yang disebut-sebut mendukung Ansarullah dan dituding mempersenjatai gerakan itu.  Griffiths berusaha mendorong proses penyelesaian politik yang dinegosiasikan untuk konflik di Yaman.

Price membuat pernyataan tersebut setelah Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken memberitahu Kongres ihwal niatnya untuk meninjau ulang penunjukan Ansarullah sebagai organisasi teroris oleh presiden AS sebelumnya, Donald Trump. (mm/raialyoum/voanews)

Baca juga:

Ansharullah akan Dihapus dari Daftar Terorisme AS

Biden Nyatakan akan Hentikan Dukungan kepada Perang Yaman, Ini Tanggapan Ansarullah, Saudi, dan UEA

DISKUSI: