Sanaa, LiputanIslam.com – Biro Politik Gerakan Ansarullah di Yaman mengutuk serangan pasukan Zionis Isael terhadap warga sipil di kota Beit Jinn di pinggiran Damaskus, ibu kota Suriah.
Biro Politik Ansarullah pada hari Jumat (28/11) menegaskan bahwa agresi Israel yang menewaskan sedikitnya 15 warga itu merupakan “pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Suriah dan perluasan pendudukan wilayahnya.”
Ansarullah memuji “perlawanan penduduk dan konfrontasi heroik mereka terhadap pasukan pendudukan Zionis, yang menyebabkan banyak tentaranya terluka dan melarikan diri.” Ansarullah menegaskan, “Perlawanan adalah satu-satunya cara untuk mencegah agresi,” dan bahwa “peredaan tidak akan mencegah kelanjutan rencana musuh dan agenda ekspansionisnya, baik di Suriah, Lebanon, maupun Palestina.”
Ansarullah juga menegaskan, “Suriah berhak menanggapi agresi dengan segala cara yang tersedia. Konsekuensi mengerikan menanti mereka yang mengabaikan pelajaran sejarah dan mengabaikan kewajiban sah untuk membela diri, yang dijamin oleh hukum ilahi, hukum internasional, dan norma-norma kemanusiaan.”
Ansarullah menutup pernyataan itu dengan menyerukan kepada rezim-rezim Arab dan Islam untuk “menghadapi agresi kriminal Zionis, yang menyerang seluruh bangsa, geografi, identitas, dan sejarahnya. Ansarullah mengingatkan, “Kondisi lemah ini telah membuat Zionis semakin berani untuk terus melancarkan agresinya dan mempertahankan status quo melalui kekuatan senjata dan kebrutalan.” (mm/alalam)