Sanaa, LiputanIslam.com – Pemimpin gerakan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul Malik al-Houthi, menegaskan pihaknya siap menjalani babak baru konfrontasi dengan Israel dan sekutunya, sembari menyerukan kepada rakyat Yaman untuk berpartisipasi dalam “demonstrasi jutaan umat” pada hari Jumat (6/2) untuk mendukung rakyat Palestina dan sebagai bentuk solidaritas dengan Iran.
Sayyid al-Houthi menyatakan demikian pada hari Kamis (5/2) di tengah meningkatnya tekanan AS dan sekutunya Israel terhadap Iran.
“Saya menyerukan kepada bangsa kami tercinta untuk berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran yang diikuti jutaan orang besok, Jumat, sebagai tanggapan atas permintaan saudara-saudara mujahidin kita di Palestina, dan untuk mendukung rakyat Palestina yang tertindas,” ujarnya.
“Rakyat Palestina menderita setiap hari akibat agresi Zionis yang terus berlanjut, termasuk pembunuhan, blokade, penculikan, pengusiran, penghancuran rumah, penyiksaan tahanan, dan segala bentuk kekerasan, meskipun ada perjanjian dan jaminan yang tidak dipatuhi dan dilanggar oleh musuh Israel setiap saat,” imbuhnya.
Dia juga mengatakan, “Dalam demonstrasi yang diikuti jutaan orang ini, rakyat akan menegaskan kembali dukungan teguh mereka kepada rakyat Palestina dan kesiapan mereka untuk babak konfrontasi berikutnya dengan musuh Israel serta sekutu dan mitranya.”
Dia memastikan bangsa Yaman menegaskan kembali sikap teguh mereka akan solidaritas dengan Iran, Lebanon, dan negara-negara lain di antara umat Islam melawan tirani dan arogansi AS dan Zionis.
Menurutnya, kubu musuh terus bekerja sesuai dengan rencana agresif Zionis di bawah panji Israel Raya dan atas nama transformasi Timur Tengah.
Sehari sebelumnya, Perusahaan Penyiaran Israel, Kan, melaporkan bahwa tentara Israel dalam keadaan siaga tinggi untuk mengantisipasi serangan dari Ansarullah di tengah kekhawatiran bahwa serangan AS terhadap Iran dapat memicu reaksi marah dari sekutu Teheran di Timur Tengah.
Perusahaan tersebut mengutip “penilaian dari pejabat pertahanan Israel yang menunjukkan bahwa jika AS melancarkan serangan terhadap Iran, Houthi (Ansarullah) akan membalas Israel.” (mm/raialyoum)