Teheran, LiputanIslam.com – Pasukan elit Iran Korps Gardal Revolusi Islam (IRGC), Ahad (6/8), menyerahkan rudal jelajah “Qadir” dan “Nasir” buatan dalam negeri ke armada AL IRGC setelah IRGC mengadakan latihan militer berskala besar di Teluk Persia.
Dengan jangkauan hingga 300 kilometer, rudal Qadir (CM-300) yang berbobot 700 kilogram dan berhulu ledak seberat 165 kilogram banyak digunakan di peluncur pantai dan kapal tempur AL.
Misil ini menggunakan sistem panduan inersia untuk fase awal dan panduan radar aktif untuk fase terakhirnya, dan menerima posisi target laut dari radar dan bergerak ke arah target menggunakan sistem panduan internal atau inersia berdasarkan akselerometer dan giroskop.
Setelah mendapati target, misil menguncinya sambil dipandu dalam bentuk radar aktif.
Rudal Nasir (CM-90) yang memiliki mesin turbojet dan jangkauan maksimum 90 kilometer dapat diluncurkan dari platform pesisir dan laut. Dengan bobot 351 kilogram, rudal ini mampu membawa hulu ledak seberat 130 kilogram dengan kecepatan maksimum 8 Mach atau 8 kali kecepatan suara.
IRGC memulai latihan maritim di Teluk Persia pada hari Rabu pekan lalu untuk “menampilkan kekuatan Angkatan Laut IRGC serta kesiapan tempur dan pertahanan dalam melindungi keamanan Teluk Persia dan pulau-pulau Iran”.
Dalam latihan itu, berbagai unit AL IRGC, termasuk unit tempur, angkatan laut, rudal, pesawat nirawak, reaksi cepat, peperangan elektronik, dan udara, yang didukung oleh Divisi Dirgantara IRGC, telah menjalankan berbagai taktik militer. (mm/fna)
Baca juga: