Teheran, LiputanIslam.com – Tentara Iran mengumumkan pihaknya telah menyita sebuah kapal tanker minyak yang membawa kargo Amerika Serikat (AS) dan mengibarkan bendera Kepulauan Marshall di Teluk Oman, karena pelanggaran hukum.
Dalam sebuah pernyataan, Angkatan Laut (AL) Iran, Kamis (27/4), mengatakan, “Tadi malam, sebuah kapal tak dikenal bertabrakan dengan kapal Iran di perairan Teluk Persia, yang menyebabkan hilangnya dua orang dan cederanya sejumlah awak lainnya.”
AL Iran menjelaskan, “Bertentangan dengan peraturan internasional dalam kasus seperti itu, yang membutuhkan bantuan kapal, kapal itu melarikan diri dari Teluk Persia, dan segera setelah permintaan dari Pusat Kontrol dan Penyelamatan Maritim (MRCC), AL Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, dalam kerangka Pusat Keamanan Maritim Internasional yang bermarkas di Chabahar (tenggara), melakukan pengejaran dan identifikasi kapal tak dikenal itu dan menahanannya di Laut Oman.”
Sesuai perintah pengadilan , dalam operasi ini, kapal perusak Binder dari AL Iran menahan kapal pelanggar tersebut dan membawanya ke perairan pantai Iran.
Di pihak lain, AL AS mengumumkan bahwa Iran telah menyita sebuah kapal tanker minyak yang mengibarkan bendera Kepulauan Marshall di Teluk Oman.
Menurut media AS, data pelacakan satelit dari MarineTraffic.com menunjukkan bahwa kapal itu terletak di Teluk Oman, sebelah utara ibu kota Oman, Muscat, serta datang dari Kuwait dengan tujuan Houston, Texas. (mm/alalam)
