Abdul Latif Rashid Terpilih sebagai Presiden Irak dan Mohammad al-Sudani sebagai Perdana Menteri

0
179

Abdul Latif Rashid

Baghdad, LiputanIslam.com    Politisi Kurdi Abdul Latif Rashid telah dipilih oleh parlemen Irak sebagai presiden baru negara ini,  menggantikan Barham Saleh yang juga berasal dari Kurdi.

Abdul Latif Rashid dipilih sebagai kepala negara melalui dua putaran pemungutan suara di parlemen pada hari Kamis (13/10). Dia memenangkan lebih dari 160 suara melawan 99 untuk Saleh, yang dilaporkan keluar dari gedung parlemen saat penghitungan suara.

Politisi Syiah Mohammed al-Sudani segera ditunjuk sebagai perdana menteri, dengan asumsi tugas mendamaikan faksi-faksi Syiah yang bertikai dan membentuk pemerintahan setelah satu tahun mengalami kebuntuan. Al-Sudani menggantikan Perdana Menteri sementara Mustafa al-Kadhimi.

Dalam sistem pembagian kekuasaan Irak, kursi kepresidenan diperuntukkan bagi suku Kurdi, sementara jabatan perdana menteri untuk blok Syiah, dan ketua parlemen untuk pihak Sunni.

Mohammad al-Sudani

Al-Sudani, yang mendapat dukungan dari kubu Kerangka Koordinasi pro-Iran, memiliki waktu 30 hari untuk membentuk pemerintahan, tugas berat yang akan membutuhkan kemenangan atas mereka yang berafiliasi dengan pemimpin Syiah berpengaruh Sayid Muqtada al-Sadr.

Kebuntuan politik terbaru dimulai setelah al-Sadr muncul sebagai pemenang terbesar dalam pemilihan parlemen Oktober 2021, namun gagal menggalang dukungan yang cukup untuk membentuk pemerintahan. Al-Sadr pada Agustus lalu mengumumkan pengunduran dirinya dari percaturan politik.

Di sisi lain, jabatan presiden juga diperebutkan dengan sengit oleh dua partai utama di wilayah Kurdi Irak, yaitu  Partai Demokrat Kurdistan (KDP) yang menominasikan Rashid, dan saingan tradisionalnya, Persatuan Patriotik Kurdistan (PUK).

Terpilihnya Rashid menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan antara KDP dan PUK, yang terlibat perang saudara pada 1990-an.

Sementara itu, Presiden Islam Iran Sayid Ebrahim Raisi mengirim pesan ucapan selamat kepada Presiden baru Irak Abdul Latif Rashid, serta mengucapkan selamat kepada pemerintah dan rakyat Irak atas terpilihnya presiden baru.

Sayid Raisi mengungkapkan harapannya bahwa pemerintah baru negara ini akan mengambil langkah-langkah menuju pertumbuhan dan kemakmuran Irak serta memperluas hubungan antara Teheran dan Baghdad.

Dia juga memastikan Iran akan terus mendukung proses politik di Irak berdasarkan suara rakyat, dan bekerja untuk memperluas hubungan persaudaraan dengan Irak. (mm/aljazeera/alalam)

DISKUSI: