Gaza, LiputanIslam.com – 45 orang Palestina gugur akibat serangan udara Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza sejak dini hari Jumat (2/5), sementara media Israel melaporkan bahwa pemerintah dan tentara Zionis Israel memutuskan untuk memperluas operasi di Jalur Gaza.
Dilaporkan Al-Jazeera bahwa delapan orang gugur akibat pemboman Israel terhadap sebuah rumah di kamp pengungsi Al-Bureij di Jalur Gaza tengah.
Di Jalur Gaza utara, tujuh warga Palestina gugur akibat serangan pesawat nirawak Israel terhadap rumah duka di kota Beit Lahia, sementara pasukan pendudukan melakukan pemboman terhadap bangunan tempat tinggal di Beit Lahia, utara Jalur Gaza.
Dilaporkan pula bahwa delapan warga Palestina gugur dan beberapa lainnya terluka akibat serangan udara Israel terhadap rumah penduduk di Jabalia al-Balad, utara Jalur Gaza, dan bahwa enam warga Palestina gugur dan beberapa lainnya terluka akibat serangan pesawat nirawak Israel terhadap pusat amal dekat Jalan Al-Jalaa di Kota Gaza.
Beberapa sumber jmengabarkan bahwa sejumlah polisi Palestina terbunuh ketika pasukan pendudukan menargetkan mereka saat mereka mengejar “geng-geng yang berusaha merebut gudang makanan di pusat Kota Gaza.”
Media pemerintah di Gaza melaporkan bahwa tentara pendudukan telah menyerang 29 pusat distribusi makanan dan 37 pusat distribusi bantuan sejak dimulainya perang di Jalur Gaza.
Dalam perkembangan lain, pesawat nirawak Israel mengebom wilayah Mawasi, yang dipenuhi pengungsi lokal, di sebelah barat Rafah di Jalur Gaza selatan. Serangan ini menyusul serangan sebelumnya yang terhadap wilayah yang sama hingga yang menjatuhkan sejumlah korban gugur dan luka.
Operasi perlawanan
Brigade Al-Quds, sayap militer gerakan Jihad Islam, pada hari Jumat menyatakan para pejuangnya meledakkan buldoser militer Israel dalam serangannya di sebelah timur lingkungan Tuffah di Kota Gaza.
Para pejuang Brigade Al-Quds meledakkan “sebuah bom yang ditinggalkan oleh pendudukan Zionis Sabtu lalu, dan yang semula dipersiapkan untuk menyerang konvoi kendaraan pendudukan di lingkungan Tuffah di sebelah timur Kota Gaza.”
Brigade Al-Quds juga menyiarkan rekaman para pejuangnya yang mengambil alih kendali pesawat nirawak Israel di langit Khan Yunis, selatan Jalur Gaza.
Mereka menyebutkan bahwa pesawat nirawak Israel itu bertipe Matris 350 RTK, dan mengatakan bahwa operasi pengendalian terjadi saat pesawat itu sedang melaksanakan misi intelijen.
Jumlah Wartawan yang Terbunuh
Menjelang Hari Kebebasan Pers Sedunia, kantor media di Gaza melaporkan bahwa pasukan pendudukan Israel telah membunuh 212 jurnalis, melukai 409 lainnya, dan menangkap 48 orang sejak dimulainya agresi di Gaza pada Oktober 2023.
Serangan itu juga menyasar 143 lembaga media, termasuk 12 surat kabar cetak, 23 surat kabar daring, 11 stasiun radio, dan 4 saluran satelit, serta menghancurkan kantor pusat 12 saluran satelit Arab dan internasional.
Israel telah menghancurkan 44 rumah jurnalis dan membunuh 21 aktivis media sosial yang berpengaruh selama pembantaian yang sedang berlangsung. (mm/aljazeera)