Aden, LiputanIslam.com –  Sumber-sumber rumah sakit di Yaman menyatakan sebanyak 30 pasukan loyalis presiden tersingkir Abed Rabbo Mansour Hadi tewas dan puluhan lainnya terluka terkena serangan rudal pasukan Ansarullah (Houthi) di utara kota Ma’rib.

Dilaporkan tentara Yaman yang bersekutu dengan Lijan Sha’biya yang berafiliasi dengan Ansarullah telah menyerang pangkalan pelatihan pasukan loyalis Hadi di utara kota Ma’rib.

Kantor berita Fars, Sabtu (18/1/2020), mengutip laporan Aljazeera bahwa akibat serangan itu sebanyak 30 pasukan Hadi tewas dan puluhan lainnya terluka.

Tentara Yaman yang bersekutu dengan Ansarullah mematuhi inisiasi ketua Dewan Tinggi Politik Yaman dengan menahan diri dari membalas serangan pasukan koalisi pimpinan Saudi sejak lebih dari tiga bulan lalu. Namun, belakangan ini tentara Yaman telah melepaskan beberapa rudal.

Juru bicara tentara Yaman Brigjen Yahta Sarie dalam sebuah pernyataannya menyebutkan bahwa pihaknya telah menentukan lima target penting di Saudi dan tiga target lainnya di Uni Emirat Arab.

Sejak tahun 2014 Yaman dilanda konflik antara Ansarullah dan pasukan loyalis Mansour Hadi. Konflik ini membesar setelah pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi militer membela Mansour Hadi sejak Maret 2015.

Sejak intervensi itulah korban dalam jumlah besar berjatuhan. Jumlah jorban tewas tercatat resmi sekira 10,000 orang, sementara korban luka mencapai lebih dari 56,000 orang, namun pihak lembaga-lembaga kemanusiaan menyatakan jumlah korban jauh lebih besar dari itu.

Menurut catatan PBB, sebanyak 3,3 juta orang mengungsi, 24,1 orang atau lebih dari sepertiga populasi negara ini, membutuhkan bantuan.  PBB bahkan juga menyebut krisis Yaman sebagai yang terburuk di dunia sekarang. (mm/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*