Gaza, LiputanIslam.com – Sedikitnya 20 warga Palestina gugur dan beberapa akibat serangan pasukan Zionis Israel terhadap sebuah alun-alun perumahan di kamp Al-Jadid di utara Kamp Nuseirat di Jalur Gaza tengah, dan lima tentara Zionis tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza selatan.
Kantor berita Palestina,Wafa, pada hari Ahad (19/5) mengutip keterangan sumber-sumber kesehatan di Jalur Gaza bahwa kru ambulan dan pertahanan sipil sejauh ini telah mengevakuasi 20 mayat korban dari bawah reruntuhan rumah-rumah yang menjadi sasaran di Nuseirat, selain sejumlah besar korban luka, termasuk anak-anak, sementara pencarian orang hilang masih dilakukan di bawah reruntuhan rumah.
Tentara Israel mengumumkan dua tentaranya tewas dan empat lainnya terluka dalam pertempuran dengan para pejuang Palestina di Jalur Gaza selatan.
Tentara Israel dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situs resminya menyatakan bahwa dua tentara yang tergabung dalam patroli Givati (brigade infanteri) tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza selatan. Selain itu, seorang perwira dan dua tentara lainnya dari Brigade Givati terluka parah dalam pertempuran yang sama.
Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, menyatakan pihaknya berhasil menjebak pasukan Israel dan meledakkan alat peledak, hingga menewaskan lima tentara Zionis dan melukai lainnya di timur kota Rafah.
Al-Qassam, bersama dengan Brigade Al-Quds, juga menyerang markas komando operasi pendudukan di timur Jabalia dengan sejumlah mortir.
Pasukan Zionis Israel terus melanjutkan agresinya terhadap Jalur Gaza melalui darat, laut, dan udara, sejak tanggal 7 Oktober lalu, dan sejauh ini mereka telah membunuh sedikitnya 35.386 orang, yang sebagian besarnya adalah anak-anak dan perempuan, serta melukai 79.366 orang lainnya. Jumlah korban yang sebenarnya belum terkirakan karena ribuan korban terjebak di bawah reruntuhan.
Pasukan pendudukan pada dini hari Ahad juga menyerbu kota Nablus, Tepi Barat, dan mendatangi sejumlah lingkungan, toko, dan rumah.
Sumber-sumber lokal melaporkan kepada Wafa bahwa sejumlah jip pasukan pendudukan itu menyerbu kota Nablus sembari menerbangkan drone pengintai. Mereka menyerbu beberapa toko dan tempat penukaran uang, menggeledahnya, dan menyita sebagian isinya.
Penggerebekan terkonsentrasi di Jalan Rafidiya di kawasan Al-Maajin dan lingkungan lainnya.
Sumber-sumber tersebut melaporkan bahwa konfrontasi terjadi antara kelompok pemuda dan pasukan pendudukan, di mana peluru tajam dan peluru logam, bom gas air mata, dan granat kejut ditembakkan, namun tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Pasukan Zionis menangkap seorang pemuda dari pinggiran daerah Dhanaba, sebelah timur kota Tulkarem.
Sumber lokal melaporkan bahwa pasukan pendudukan menangkap pemuda Fadi Anbes setelah menggerebek rumahnya di pinggiran kota, pada saat yang sama mereka menggerebek rumah warga Ahmed Awad, menggeledah dan merusak isinya. (mm/alalam)