Sanaa, LiputanIslam.com – Gerakan Ansarullah Yaman pada Kamis malam (1/5) mengumumkan bahwa 13 serangan udara AS telah menyasar provinsi utara Yaman, Sanaa, Sa’dah, dan Al-Jawf.
Saluran Al-Masirah, yang berafiliasi dengan Ansarullah melaporkan, “Pesawat agresor AS melancarkan serangan terhadap Distrik Hamdan di Provinsi Sanaa.”
Al-Masirah menambahkan bahwa pesawat AS juga melakukan lima serangan udara di pinggiran kota Saada, basis Ansarullah.
Disebutkan pula bahwa distrik Khabb wa ash Sha’af di Kegubernuran Al-Jawf menjadi sasaran empat serangan AS lainnya.
Al-Masirah tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai hasil pengeboman AS, dan belum ada komentar langsung dari Washington mengenai masalah tersebut.
Sementara itu, pemimpin Ansarullah Sayid Abdul Malik al-Houthi dalam pidatonya pada hari Kamis mengatakan serangan udara terhadap negaranya dilakukan AS untuk mendukung Israel dan merupakan bagian dari pertempuran yang menentukan antara bangsa Yaman dan Rezim Zionis Israel.
Dia juga memastikan serangan Yaman terhadap instalasi strategis di kedalaman wilayah pendudukan Israel akan terus berlanjut, dan militer AS tidak dapat menghentikannya dengan cara apa pun.
“Operasi angkatan laut kami juga akan dipertahankan, dan kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah, Selat Bab el-Mandab, Teluk Aden, dan Laut Arab sama sekali tidak akan diizinkan berlayar. Israel sangat ingin mendapatkan kembali kemampuan untuk berlayar di perairan Laut Merah,” ungkapnya. (mm/raialyoum/presstv)