Gaza, LiputanIslam.com – Juru bicara sayap militer Haman Brigade al-Qassam, Abu Obeida, menyatakan pihaknya telah merongsokkan sekira seribu unit kendaraan militer Israel.
“Kami menargetkan dan menghapus seribu kendaraan militer Israel dari layanan dalam 100 hari di Gaza,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan audio dan video pada hari Ahad (14/1).
Dia melanjutkan, “Sebagian besar amunisi dan senjata yang kami gunakan untuk menyerang musuh berasal dari industri militer Brigade Al-Qassam.”
Dia menegaskan, “Pertempuran Badai Al-Aqsa adalah pertempuran di tanah air Palestina di mana rakyat dan kelompok perlawanan berjuang dalam satu kubu….. Pembicaraan apa pun selain penghentian agresi terhadap rakyat kami tidak ada nilainya.”
Abu Obeida juga memastikan Israel “gagal mencapai tujuannya membebaskan tawanan”, dan “nasib banyak tawanan menjadi tidak diketahui selama beberapa minggu terakhir, dan kemungkinan besar banyak tawanan telah terbunuh, dan musuh memikul tanggung jawab atas hal tersebut dan nasib mereka.”
Dia menambahkan, “Merupakan kewajiban bagi kami untuk menginformasikan kepada dua miliar umat Islam di dunia bahwa musuh Zionis telah menghancurkan sebagian besar masjid di Jalur Gaza.”
Abu Obeida tak lupa menyatakan salam hormatnya kepada para pejuang di Lebanon, Yaman dan Irak , serta berdukacita atas para syudaha mereka yang jatuh demi membela Palestina dan Gaza.
“Kami menerima pesan-pesan (Informasi) dari kubu resistensi bahwa mereka akan memperluas operasinya dalam beberapa hari mendatang seiring berlanjutnya agresi terhadap Gaza,” pungkasnya. (mm/raialyoum)