Tiga Langkah Korektif Biden atas Kebijakan Trump, yang Lain Menyusul

0
243

Washington, LiputanIslam.com –Hanya beberapa jam setelah dilantik, Presiden Amerika Serikat ke-46, Joe Biden, langsung mengeluarkan beberapa keputusan yang intinya membatalkan berbagai kebijakan pendahulunya, Donald Trump. Seperti yang diberitakan Associated Press, Kamis (21/1), ada tiga kebijakan utama yang kembali diterapkan Biden, dan hal tersebut secara langsung mengoreksi kebijakan Trump, yaitu kewajiban penggunaan masker –yang bermakna kembali bekerja sama dengan WHO, kembali menaati Perjanjian Iklim Paris, serta membatalkan sejumlah kebijakan Trump terkait dengan imigran.

Terkait dengan pandemi, Biden membatalkan keputusan Trump soal kelonggaran penggunaan masker serta protokol kesehatan lainnya seperti menjaga jarak di antara para pegawai negeri sipil dan honorer di seluruh gedung pemerintah pusat. Biden juga menginstruksikan penggunaan masker bagi warga AS selama seratus hari masa pemerintahannya. Biden juga menjanjikan percepatan vaksinasi dengan target 100 juta penduduk dalam seratus hari kerja.

Biden juga memerintahkan kabinetnya supaya AS segera kembali bergabung menjadi anggota Badan Kesehatan Dunia (WHO). Biden mengutus epidemiolog, Dr. Anthony Fauci, sebagai perwakilan AS untuk menyampaikan pidato di WHO, yang intinya berbicara mengenai kerja sama AS dengan lembaga tersebut.

Keputusan Biden ini mengoreksi kebijakan Trump yang menyatakan negaranya keluar dari WHO. Saat itu, Trump beralasan bahwa  WHO tidak terbuka dalam penanganan Covid-19. Trump juga menuduh WHO dipengaruhi oleh China dalam kebijakan penanganan Covid-19.

Isu lain yang dikoreksi Biden terkait dengan partisipasi AS dalam masalah lingkungan. Saat berkuasa, Trump menyatakan pemerintahannya keluar dari Perjanjian Iklim Paris dengan alasan ingin menjaga kestabilan ekonomi di sektor eksplorasi energi, terutama minyak bumi, gas alam, dan batubara. Dengan keputusan tersebut, perusahaan-perusahaan AS tidak terikat dengan segala aturan Perjanjian Iklim Paris yang membatasi aktivitas perusahaan pertambangan yang ditengarai menciptakan kerusakan lingkungan. Biden menyatakan bahwa AS akan kembali menaati Perjanjian Iklim Paris, hingga AS bisa berpartisipasi lagi dalam menekan tingkat emisi karbon serta berkomitmen dalam mengembangkan energi ramah lingkungan.

Di bidang imigrasi, Biden mencabut larangan masuk terhadap penduduk dari tujuh negara mayoritas Muslim yang diterapkan pada Januari 2017  oleh Trump. Ketujuh negara tersebut adalah Suriah, Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, dan Yaman. Trump saat itu beralasan bahwa keputusan itu dibuat dalam rangka melindungi keamanan dalam negeri AS. Keputusan Trump tersebut kini telah dicabut oleh Biden.

Selain mencabur larangan terhadap warga dari tujuh negara Muslim, Biden juga mengoreksi kebijakan Trump soal imigran dari Meksiko. Biden berjanji akan segera menghentikan pembiayaan proyek tembok penghalang yang digagas Trump, di sepanjang perbatasan dengan Meksiko.

Biden juga berjanji akan segera mengoreksi kebijakan-kebijakan lainnya. (os/AFP/CNN)

DISKUSI: