Teheran Kecam Campur Tangan Eropa dalam Urusan Domestik Iran

0
263

Teheran,LiputanIslam.com-Menlu Iran Hossein Amir Abdollahian pada Selasa (11/10) kemarin mengabarkan perbincangan via teleponnya dengan Menlu Prancis Catherine Colonna. Melalui akun Twitter-nya, Abdollahian menulis,”Saya telah berbincang dengan Menlu Prancis Colonna. Kami sepakat bahwa penghormatan dan kepentingan timbal balik harus menjadi fondasi hubungan. Kami juga sependapat bahwa kekerasan dan teror harus ditindak tegas.”

“Saya memprotes intervensi Eropa dalam urusan dalam negeri Iran. Saya katakan, jika Uni Eropa mengambil tindakan-tindakan yang membatasi, kita juga akan mengambil langkah serupa,”imbuhnya.

“UUD Republik Islam Iran menyatakan protes damai sebagai hak rakyat. Namun tuntutan sah ini harus dipisahkan sepenuhnya dari para perusuh dan teroris, yang secara terorganisasi mengincar keamanan Iran serta harta dan jiwa rakyat Iran.”

Menlu Iran menyinggung sikap Barat yang selalu menggunakan standar ganda dan menambahkan,”Sangat aneh bahwa tindakan terhadap kerusuhan di Eropa dianggap baik dan terpuji, namun tindakan sama di Iran dianggap persekusi!”

Dalam kontak telepon dengan Abdollahian, Menlu Prancis menyinggung penangkapan 2 warganya dan kembali mengulang permintaan agar mereka segera dibebaskan.

Colonna menyatakan tidak bisa menerima pengakuan 2 warga Prancis bernama Cecile Kohler dan Jacques Paris yang disiarkan televisi Iran pada pekan lalu. Kohler adalah pejabat Serikat Guru Prancis. Dia ditangkap bersama Paris atas tuduhan keterlibatan dalam kerusuhan di Iran baru-baru ini.

Penangkapan warga Prancis, yang masuk ke Iran sebagai turis dan telah menjalin kontak dengan kelompok-kelompok yang berniat menimbulkan kerusuhan dengan dalih sejumlah tuntutan, adalah contoh kecil dari intervensi negara-negara Barat dalam urusan domestik Iran.

Tampaknya dipublikasikannya pengakuan para mata-mata Prancis oleh Televisi Iran adalah peringatan keras bagi negara-negara Eropa lain agar mereka berpikir ulang soal melibatkan warga mereka dalam urusan dalam negeri Iran. (af/fars)

DISKUSI: