Teheran: Iran Tak Terima Jika Mendapat Ancaman Asing dari Perbatasannya

0
203

Teheran,LiputanIslam.com-Dimulainya tahap baru operasi Angkatan Darat IRGC terhadap kelompok separatis Kurdi telah membuat AS gusar.

Arab News melaporkan bahwa AS mengecam operasi militer tersebut. Dalam statemennya, AS menyatakan kecamannya terhadap ancaman Iran untuk melancarkan operasi baru terhadap Kurdistan Irak.

Jubir Kemenlu Iran, Naser Kanani, pun memberikan tanggapan dan menolak statemen AS dan negara-negara lain seperti Jerman.

“Republik Islam Iran telah berulang kali meminta dari para pejabat Pemerintahan Pusat Irak, juga Otoritas Kurdistan, untuk memberlakukan kedaulatan teritorial dan sikap tegas demi mencegah aktivitas anasir serta kelompok-kelompok separatis-teroris terhadap Iran,” kata Kanani.

“Republik Islam Iran dalam beberapa periode, baik melalui nota resmi maupun berbagai pertemuan di Teheran, Baghdad, dan Arbil, telah mengutarakan protes kerasnya karena kawasan Kurdistan (Irak) menjadi tuan rumah pergerakan kelompok teroris anti-Iran. Sudah jelas bahwa Iran tidak bisa menerima jika mendapat ancaman dari arah perbatasan-perbatasannya.”

“Sayangnya negara-negara yang merilis statemen, selain melanggar tanggung jawab internasional, mereka sendiri masih melanjutkan kebiasaan memprihatinkan dalam sikap tebang pilih dan diskriminatif terkait pembasmian terorisme. Mereka merilis statemen-statemen sepihak semacam ini, namun bersikap abai terhadap intervensi dan pelanggaran kedaulatan negara-negara Kawasan, baik yang dilakukan mereka sendiri atau pihak-pihak lain.”

Kanani mengingatkan bahwa berlawanan dengan negara-negara perilis statemen ini, Republik Islam Iran tetap teguh memegang komitmen dan upaya internasionalnya dalam membendung serta membasmi terorisme secara efektif. (af/alalam)

DISKUSI: