Tanggapi Perang di Gaza, Atwan: Palestina Siapkan Kejutan Menakutkan untuk Israel

0
334

Gaza,LiputanIslam.com-Dari sekitar 160 rudal yang ditembakkan Jihad Islam ke arah permukiman-permukiman Zionis di dekat Gaza, separuhnya tidak mampu dibendung Israel. Ini adalah sebuah capaian besar di level kemiliteran dan psikologi. Sebab, berlanjutnya serangan rudal akan kian membuat orang-orang Zionis ketakutan dan menyimpulkan sudah saatnya mereka angkat kaki dari Palestina.

Redaktur Rai al-Youm, Abdel Bari Atwan memulai tulisannya dengan mukadimah di atas dan menyatakan, Jihad Islam telah mengelola bagian pertama perang ini dengan cerdik. Jihad Islam telah meningkatkan konfrontasi bersenjata di Tepi Barat dan melakukan koordinasi operasi dan intelijen dengan Kataib Syuhada al-Aqsa. Dengan demikian, Jihad Islam bisa mencegah lalu lalang 1,5 juta orang Zionis di permukiman-permukiman selatan Gaza. Inilah yang membuat petinggi Israel memutuskan untuk memulai perang.

Menurut Atwan, perang masih di awal jalan dan tidak mustahil bahwa faksi-faksi Resistansi lain, seperti Hamas, akan terjun ke medan dan mengumumkan mobilisasi umum, sebab Israel yang telah memulai perang dan melanggar kesepakatan sebelumnya.

Ia menyatakan, Benny Gantz adalah pihak yang telah memulai perang ini, namun dia bukan orang yang akan menentukan akhirnya. Hal ini, imbuhnya, sudah terlihat dalam Perang Pedang al-Quds I. Di masa itu, AS bersimpuh di hadapan Mesir untuk segera campur tangan dan mencegah hujan rudal ke Tel Aviv.

“Perang ini akan berlangsung lama dan menjadi sebuah hadiah bernilai bagi bangsa dan Resistansi Palestina di waktu yang tepat. Pada hari-hari mendatang, kita akan melihat kejutan-kejutan mengerikan untuk orang-orang Zionis yang akan terisolasi di dunia. Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah, Hisham Shafiuddin mengatakan, Resistansi telah mendapatkan senjata strategis yang akan mengubah perimbangan dan Israel tidak bisa menghalanginya,”tulis Atwan.

“Perang Pedang al-Quds II telah dimulai. Kita menghadapi sebuah perang yang mungkin dimulai dari Gaza, tapi kemungkinan akan berubah menjadi perang regional yang diikuti oleh faksi-faksi lain. Ini terjadi tepat di saat Imperialisme Barat tengah berkutat dengan dua perang dunia di Ukraina dan timur Asia.”

“Perang Pedang al-Quds jilid II akan lebih besar dan berbahaya dari jilid I. Bandara-bandara akan ditutup dan ribuan orang Zionis akan mencari tempat aman agar terlindung dari rudal,”tandasnya. (af/fars)

DISKUSI: