Tak Diberi Visa Israel, Petinggi Eropa Batal Selidiki Pembunuhan Abu Akleh

0
46

TelAviv,LiputanIslam.com-Sebuah delegasi dari Parlemen Spanyol membatalkan kunjungan ke Tanah Pendudukan. Keputusan ini terpaksa diambil lantaran Tel Aviv menolak untuk memberikan visa masuk kepada Ketua Delegasi.

Menurut laporan al-Jazeera, rencananya anggota Parlemen Eropa dari Spanyol bersama Ketua Komite Hubungan dengan Palestina akan melawat ke Palestina Pendudukan beserta sejumlah legislator Eropa. Agenda lawatan itu adalah menyelidiki masalah-masalah di lapangan terkait gugurnya jurnalis al-Jazeera, Shireen Abu Akleh, oleh tembakan peluru Tentara Zionis.

Abu Akleh pada tanggal 11 Mei silam gugur oleh tembakan serdadu Israel, saat ia sedang meliput serbuan Tentara Zionis ke sejumlah kawasan di Jenin, Tepi Barat.

Manu Pineda, yang Israel menolak memberikan visa kepadanya, pada hari Sabtu 21 Mei mengatakan,”Israel menghalangi misi delegasi Parlemen Eropa ini, juga melarang delegasi ini mengunjungi Jalur Gaza.”

Dalam surat Kemenlu Israel kepada Parlemen Eropa disebutkan, Pineda dilarang memasuki Tanah Pendudukan karena “informasi tentang dirinya membuat pejabat terkait menilainya tidak layak memperoleh visa.”

Ketua Parlemen Eropa, Roberta Metsola menyayangkan tindakan Israel ini dan menyatakan, ia akan menyampaikan kekhawatirannya kepada para pejabat tinggi.

Delegasi Parlemen Hubungan dengan Palestina meliputi 18 anggota. Tugasnya adalah memberitahu Parlemen Eropa tentang situasi politik, ekonomi, dan HAM di Tanah Pendudukan. (af/fars)

DISKUSI: