Suku-suku Diyala Tolak Investasi Saudi di Irak

0
48

Baghdad,LiputanIslam.com-Suku-suku di Provinsi Diyala, Irak, pada hari Rabu (18/11) mengadakan sebuah konferensi besar. Mereka mengecam investasi Saudi dan menganggapnya sebagai bentuk penjajahan baru.

Menurut salah satu pemuka Suku Bani Tamim, Saddam Al Dhaydan al-Tamimi al-Tamimi, para hadirin di konferensi itu menolak investasi Saudi di Provinsi al-Mutsanna, al-Anbar, atau provinsi-provinsi lain. Mereka menilainya sebagai neoimperialisme dan menuntut untuk mengandalkan investor lokal. Para hadirin juga meminta agar kesepakatan Baghdad-Beijing kembali diaktifkan.

Sebelum ini, banyak pemuka suku dan tokoh lokal di Provinsi Karbala yang mengecam penjajahan tanah Irak dengan dalih kesepakatan Baghdad-Riyadh. Mereka meminta agar kelompok-kelompok di Irak menentang proyek tersebut.

Ketua Ashaib Ahl al-Haq, Qais al-Khazali adalah salah satu orang yang pertama kali memperingatkan proyek Saudi di selatan Irak tersebut. Seminggu lalu, ia mengabarkan upaya Saudi untuk menguasai sejumlah kawasan di Irak dengan dalih investasi.

Al-Khazali meminta dari kalangan akademisi, mahasiswa, tokoh, pemuka suku, dan figur politik-nasional Irak untuk menentang proyek tersebut dan menggagalkannya.

Kendati ada banyak penolakan terhadap proyek Saudi di selatan Irak, Pemerintah Baghad masih belum memberikan tanggapan resmi. Gubernur Najaf dalam wawancara dengan al-Ahd menegaskan bahwa para petani Irak mesti diprioritaskan dalam proyek investasi di sektor pertanian.(af/fars)

Baca Juga:

[Video]: Menhan Irak Tinjau Lokasi Pameran Industri Militer Iran

Ditemui Menhan Irak, Petinggi Dewan Keamanan Iran Nyatakan Siap Hadapi Pengacau

DISKUSI: