Sinwar Sebut Pertemuannya dengan Utusan PBB ‘Sangat Buruk’

0
326

Gaza,LiputanIslam.com-Ketua Kantor Politik Hamas di Gaza, Yahya Sinwar pada hari Senin (21/6) bertemu dengan Utusan Khusus PBB untuk Asia Barat, Tor Wennesland.

Mengomentari pertemuan itu, Sinwar mengatakan,” ”Sayang sekali tidak ada niat untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan di Gaza. Rezim Penjajah tengah memaksakan kebijakannya atas kami, Gaza, dan para tawanan Palestina. Israel berusaha memeras kami terkait pengurangan blokade Gaza.”

“Pertemuan yang buruk dan sama sekali tidak positif. Kami sudah sampaikan kepada Delegasi PBB bahwa kami tak akan membiarkan (krisis kemanusiaan di Gaza) ini berlanjut,” tegas Sinwar.

“Delegasi PBB telah diberitahu bahwa kami akan bertemu dengan para petinggi faksi-faksi nasional dan Islam di Gaza untuk menentukan langkah-langkah berikutnya. Tampaknya Rezim Penjajah tidak memahami pesan bangsa kami,”tandasnya.

Di lain pihak, Israel melalui Menteri Perangnya tetap bersikeras bahwa rekonstruksi Gaza berkaitan erat dengan pembebasan serdadu Zionis yang ditawan oleh Hamas.

Menurut laporan Russia Today, Benny Gantz pada Senin kemarin berpendapat, agenda rekonstruksi Gaza berhubungan dengan pembebasan para serdadu tersebut.

“Israel akan bekerja sama terkait rekonstruksi Jalur Gaza. Jika Hamas masih belum mengerti, kita akan memastikan mereka untuk memahaminya. Tanpa dipulangkannya putra-putra kita (serdadu Israel yang ditawan Palestina) dan terciptanya stabilitas keamanan bagi Israel, Gaza tidak akan direkonstruksi secara ekonomi,” ujar Gantz dalam sidang Fraksi Blue and White.

Gantz menyatakan, Israel akan bekerja sama dengan Pemerintahan Otonomi Nasional Palestina (PNA), yang ia sebut sebagai “kelompok moderat” dan “merupakan wakil orang-orang Palestina di Kawasan”. (af/fars)

DISKUSI: