Sikapi Penindasan  atas Warga Palestina, Dewan Keamanan Diminta Jangan Hanya Rilis Statemen

0
168

Ramalllah,LiputanIslam.com-Kemenlu Pemerintah Otonomi Nasional Palestina (PNA) mengecam keras persekusi yang dilakukan para pemukim Zionis terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Quds Timur.

“Gangguan ini dilakukan dalam bentuk serangan biadab dan berkelanjutan, yang diatur dan diawasi oleh Pemerintah Israel dan organisasi-organisasi di bawahnya. Tujuannya adalah aneksasi tanah di kawasan C, termasuk kawasan Aghwar, pengosongan kawasan itu dari penduduk asli, dan menggantikannya dengan para penjajah,”tandas Kemenlu PNA dalam statemennya, seperti dilansir kantor berita resmi Palestina, WAFA.

Kemenlu PNA menegaskan, pihaknya dengan rasa khawatir menyaksikan penindasan yang dilakukan Tentara Israel dan pemukim Zionis terhadap rakyat Palestina, serta dampak-dampak negatifnya atas upaya internasional dan regional untuk mewujudkan perdamaian dan perundingan serius.

Dalam statemen itu disebutkan, kondisi lembek internasional menunjukkan tiadanya perhatian masyarakat dan organisasi internasional untuk menerima tanggung jawab; tanggung jawab yang telah didefinisikan hukum internasional dan Piagam PBB terhadap kejahatan Rezim Zionis.

Di akhir statemen, Kemenlu PNA meminta Dewan Keamanan PBB untuk memecah kebungkamannya. Alih-alih hanya bereaksi lemah dalam berbagai statemennya, Dewan Keamanan dituntut untuk melaksanakan tanggung jawab politis dan moralnya untuk menekan Israel demi menghentikan persekusi para pemukim Zionis terhadap warga Palestina. (af/alalam)

Baca Juga:

[Berita Gambar] Pakar PBB Mengecam Israel Karena Membunuh Anak Palestina

[Video]: Drone Israel Terjatuh ketika Digunakan untuk Membubarkan Massa Demonstran Palestina

DISKUSI: