Serdadu AS Bunuh Gadis Remaja Irak, Kedubes AS Belum Minta Maaf

0
122

Baghdad,LiputanIslam.com-Mawazin News menyatakan bahwa meski sudah 3 hari berlalu sejak terbunuhnya gadis remaja bernama Zainab Isham oleh peluru serdadu AS di pangkalan Victoria di barat laut Baghdad, namun Kedubes AS masih belum mengajukan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

Isham (15 tahun) tewas terkena peluru serdadu AS saat tengah berada di ladang ayahnya. Warga yang tinggal di kawasan tersebut memberikan penjelasan bagaimana gadis remaja itu terbunuh. Mereka mengatakan, peluru tersebut berasal dari sebuah pangkalan pelatihan militer AS di dalam bandara internasional Baghdad.

Media-media lokal Irak juga memublikasikan detail lebih rinci berdasarkan kutipan dari keluarga Isham.

Seorang anggota keluarga korban mengatakan kepada televisi lokal, ”Peluru yang mengenai tubuh Isham datang dari arah belakang; yaitu dari tempat sebuah lapangan tembak militer di dalam bandara internasional Baghdad dan dekat permukiman.”

Atas kejadian ini, seorang anggota Parlemen Irak, Ahmad Thaha al-Rabii mendesak Pemerintah Baghdad untuk memanggil Dubes AS.

Legislator Irak ini mendesak Pemerintah Baghdad untuk mengambil langkah-langkah hukum demi mengadili para pelaku kejadian tersebut. Al-Rabii juga menuntut agar Dubes AS dipanggil dan diberi nota protes, agar kejadian ini tidak dibiarkan begitu saja. (af/alalam)

DISKUSI: