Sanaa,LiputanIslam.com-Dilansir dari situs WatanSerb, para pejuang Yaman menyerang jaringan listrik Arab Saudi dengan virus flame. Tindakan ini adalah bentuk balasan atas kejahatan koalisi Saudi terhadap rakyat Yaman.

Menurut sumber-sumber WatanSerb, serangan siber ini sukses melumpuhkan jaringan listrik di kawasan selatan Saudi, sehingga menyebabkan padamnya listrik selama 15 jam.

Khaled al-Falih (menteri energi Saudi) meminta maaf kepada warga kawasan selatan atas kejadian ini. Al-Falih mengklaim, terputusnya aliran listrik dikarenakan masalah teknis. Namun para teknisi asing (dari Yordania dan India) yang bekerja di perusahaan listrik Saudi mengatakan kepada WatanSerb, kejadian itu disebabkan serangan siber.

Agresi koalisi Saudi ke Yaman sejak Maret 2015 lalu telah menghancurkan banyak infrastruktur di negeri tersebut. Serangan masif jet-jet tempur koalisi pimpinan Riyadh juga menewaskan banyak warga sipil Yaman, termasuk wanita dan anak-anak.

Namun dalam beberapa waktu terakhir, para pejuang Yaman sudah mengubah peta kekuatan di medan tempur. Sejumlah perkembangan signifikan telah dicapai oleh tentara rakyat Yaman dan Ansharullah. Mereka sukses menembakkan rudal-rudal hingga ke dalam wilayah Saudi. Tak hanya rudal, Ansharullah juga sanggup menggunakan pesawat nirawak untuk menyerang basis-basis agresor.

Baru-baru ini, menteri pertahanan Yaman mengumumkan sejumlah kemajuan yang telah dicapai tentara negeri tersebut. Muhammad al-Atifi bahkan menjanjikan “kejutan-kejutan besar” kepada koalisi Saudi. (af/yjc/alalam)

Baca:

Yaman Tegaskan Peralihan dari Tahap Pertahanan ke Serangan

Drone Yaman Ledakkan Sistem Rudal Patriot Saudi di Najran

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*