Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Seorang Pangeran Saudi Dihukum Mati karena Membunuh

Published 19/10/2016 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Dari kiri ke kanan: Adel bin Sulaiman (korban) dan Pangeran Turki bin Saud al-Kabir (sumber foto: presstv.fa)
Dari kiri ke kanan: Adel bin Sulaiman (korban) dan Pangeran Turki bin Saud al-Kabir (sumber foto: presstv.fa)

Riyadh, LiputanIslam.com-Seorang pangeran Saudi dijatuhi hukuman mati. Dia didakwa telah membunuh seorang pemuda dalam sebuah perkelahian di pinggiran Riyadh.

Selasa (18/10), Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan, Pangeran Turki bin Saud al-Kabir telah dihukum mati atas dakwaan membunuh seorang warga bernama Adel bin Abdul Karim al-Muhaimid.

Tiga tahun sebelumnya, pengadilan di Saudi telah menyatakan pangeran ini bersalah.

Dalam statemen yang dikeluarkan Kementerian Saudi disebutkan,”Aparat berhasil menangkap pelaku. Setelah penyelidikan, dia dituduh melakukan pembunuhan. Kemudian dia divonis bersalah dan dijatuhi hukuman mati.”

Menurut Kementerian ini, hukuman atas pangeran ini dilaksanakan setelah dikukuhkan Pengadilan Revisi dan Mahkamah Agung Negara.

Sebelumnya keluarga korban disarankan menerima diyat sebagai ganti hukuman mati. Namun pihak keluarga menolak saran ini.

Media menyebut hukuman mati atas anggota keluarga Kerajaan sebagai peristiwa langka. Sebagian pengamat mengatakan, ada kemungkinan pangeran ini dari pihak oposisi rezim Saudi.

Berdasarkan laporan dari berbagai sumber berita, dalam beberapa tahun terakhir, banyak pangeran Saudi yang menggunakan cara ilegal untuk memiliki gaya hidup mewah. Ini menyebabkan terjadinya banyak skandal di tengah dinasti ini.

Tahun lalu, Pangeran Majid Abdulaziz Al Saud ditangkap aparat keamanan Los Angeles. Dia dituduh berupaya memerkosa seorang pelayan di kawasan Beverly Hills.

Hukuman Mati Mengerikan

Dalam statemen Kementerian Saudi tidak disebutkan bagaimana Pangeran Turki dihukum mati. Di Saudi, hukuman mati biasa dilakukan dengan cara memancung leher. Namun sejumlah sumber memberitakan kemungkinan pangeran ini dihukum dengan cara digantung.

Sejak awal tahun 2016, Saudi telah memancung lebih dari seribu orang. Badan Amnesti Internasional telah meminta Saudi menghentikan hukuman mati horor ini.

Philip Luther, Direktur Badan Amnesti Internasional wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara menyatakan,”Saudi tidak mengindahkan keadilan dan HAM dalam menjatuhkan hukuman yang biadab.”

Raja Saudi mengklaim, hukuman pancung hanya dijatuhkan dalam kasus pembunuhan, penyelundupan narkoba, perampokan bersenjata, pemerkosaan, dan kemurtadan. Meski demikian, pengadilan-pengadilan Saudi sejak tahun lalu menjatuhkan hukuman pancung atas sejumlah aktivis. Kesalahan mereka hanya mengkritik kerajaan melalui media-media sosial.(AF/presstv.fa)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account