Senada dengan Teheran, Moskow Sebut Keterlibatan Barat di Kerusuhan Iran

0
162

Teheran,LiputanIslam.com-Stasiun televisi Lebanon, al-Mayadeen, dalam program ‘Iran Taksyif al-Aqni’ah (Iran Menyingkap Tabir)’ membahas lawatan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Nikolai Patrushev keTeheran dan dialognya dengan para petinggi Iran.

Direktur Kantor al-Mayadeen di Teheran, Malham Riya menukil statemen Patrushev bahwa “Dinas-dinas Intelijen Barat memainkan peran utama dalam kerusuhan di Iran”.

“Sebelum kita bicara soal isi pernyataan Patrushev, harus dicamkan bahwa saat kita bicara soal Rusia, kita sedang membicarakan sebuah Dinas Intelijen yang sangat penting,” kata Riya.

Riya menjelaskan, ketika pernyataan semacam di atas disampaikan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, itu memiliki arti-arti khusus. Salah satunya adalah bahwa Rusia meyakini kebenaran informasi-informasi tersebut; informasi-informasi yang menyebut campur-tangan Dinas Intelijen Internasional, terutama AS, Inggris, Israel, Saudi, dan sebagian negara Eropa dalam kerusuhan di Iran.

Menurutnya, sebagian negara-negara ini memiliki peran penyusun rencana, yang lain berperan sebagai eksekutor, dan sebagian lainnya sebagai penyokong dana dan propaganda media. Kebanyakan negara-negara ini melakukan peran provokasi di media untuk mendukung kelompok-kelompok teroris dan separatis. Sebagian besar kelompok-kelompok ini menganggap negara-negara di atas sebagai tempat perlindungan mereka.

“Secara lebih khusus, di sini saya membicarakan sebagian negara seperti negara-negara Skandinavia. Kebanyakan para pemimpin kelompok-kelompok ini ada di negara-negara tersebut. Iran sudah berulang kali memprotes suaka yang diberikan mereka kepada para teroris dan telah memanggil pulang Dubesnya.”

“Adapun dengan Saudi, bisa dikatakan bahwa Riyadh menjadi penyokong dana, Inggris berperan sebagai provokator media dan pelaku psy war, AS memainkan peran lebih besar di bidang intelijen, sementara peran pertama eksekusi dimainkan oleh Israel,” papar Riya. (af/fars)

DISKUSI: