Sekjen Hizbullah: Bela Baghdad Tanpa Pamrih, Iran Tidak Incar Minyak Irak

0
220

Beirut,LiputanIslam.com-Dalam peringatan wafatnya ulama terkemuka Lebanon, Allamah Muhammad Ali Amin, Sekjen Hizbullah menyinggung pergerakan kelompok teroris ISIS. Menurutnya, ISIS sebagai sebuah kelompok masih belum berakhir, tapi pekerjaannya sebagai sebuah “pemerintahan” sudah tamat.

Ia menyebut AS sebagai pihak yang menciptakan dan menyokong ISIS, serta menambahkan bahwa ada upaya-upaya untuk menghidupkan kelompok teroris itu di Suriah dan Irak.

Tentang perbuatan Saudi, Sayyid Nasrallah berkata bahwa orang tidak mungkin lupa Riyadh telah mengirim 5 ribu teroris ke Irak.

“Siapa pun yang berkata bahwa Iran memiliki tujuan-tujuan imperialisme, dia adalah pendusta dan bodoh. Bagaimana mungkin orang-orang Irak lupa bahwa Iran berdiri di sisi mereka, serta membuka gudang senjata dan uangnya untuk melindungi Irak dari ISIS. Manusia harus mensyukuri nikmat dan tidak mengingkarinya. Republik Islam Iran sama sekali tidak mengincar minyak Irak,” tegasnya.

Sayyid Nasrallah menegaskan bahwa Republik Islam Iran sama sekali tidak mengharapkan apa pun dari rakyat Irak dan bangsa-bangsa di Kawasan. Ia menambahkan, ”Republik Islam Iran rela memberikan nyawanya agar Irak tetap bermartabat. Oleh karena itu, Iran terjun di lapangan demi melindungi Irak saat ISIS berkuasa.” (af/alalam)

DISKUSI: