Saudi Angkat Khatib Pro-Israel untuk Hari Arafah, Netizen Protes Keras

0
203

Riyadh,LiputanIslam.com-Arab Saudi telah memilih Muhammad al-Isa sebagai khatib untuk hari Arafah. Pemilihan ini menyulut penentangan keras dari netizen negara-negara Arab, mengingat bahwa al-Isa adalah tokoh yang dekat dengan Israel.

”Setelah diangkatnya Syekh Muhammad bin Abdulkarim al-Isa sebagai Khatib di hari Arafah, muncul gelombang protes di dunia maya dan medsos terhadap pengangkatan ini. Tagar #Turunkan_al-Isa_dari_Mimbar menjadi salah satu tagar viral di medsos-medsos Arab di Mesir, Qatar, Yordania, dan Aljazair,”tulis BBC Arabic.

Sejumlah media mengabarkan, hanya dalam tempo beberapa menit, lebih dari 50 ribu tweet dan komentar bernada protes terhadap keputusan Kerajaan Saudi ini telah menyebar.

Para penentnag mengatakan, al-Isa telah menjadi simbol normalisasi dengan Rezim Zionis. Foto-foto pertemuannya dengan para rabbi Rezim Zionis, dukungannya terhadap gagasan penyerahan pemakaman Baqi’ kepada Yahudi dan berkuasanya Zionis atas tempat-tempat suci di Saudi semestinya membuat al-Isa tidak mendapatkan posisi Khatib Arafah.

Selain itu, banyak orang yang juga meminta para jemaah haji untuk memboikot salat yang diimami oleh al-Isa.

Banyak kalangan yang menyatakan, pemilihan al-Isa untuk memimpin pertemuan global terbesar Muslimin adalah bentuk pencibiran Klan Saud terhadap perasaan masyarakat dan kejahatan besar terhadap hak Umat Islam.

Pada tahun 2020 lalu, penceramah Kerajaan Saudi ini mengunjungi kamp konsentrasi Auschwitz di Polandia. Al-Isa bicara soal pembunuhan orang Yahudi di Perang Dunia I dan menghadiri seremoni yang diadakan pihak Zionis dalam rangka peringatan tersebut. Seremoni yang dihadiri al-Isa ini diliput secara luas oleh media-media Zionis, termasuk laman Kemenlu Israel di medsos. (af/alalam)

DISKUSI: