Sanaa Tegaskan Tak Akan Biarkan Pihak Asing Jarah Kekayaan Yaman

0
150

Sanaa,LiputanIslam.com-Pada Minggu (14/8) lalu, sebuah delegasi AS dalam samaran “Tim Konstruksi” telah tiba di kawasan Baroum di Hadhramaut, Yaman. Mereka bertemu dengan para pejabat lokal kawasan tersebut.

Lawatan delegasi AS ke kota pesisir Baroum sebagai “Tim Konstruksi AS” dan dengan dalih pemeriksaan proyek-proyek layanan adalah bukti esensi ambisi Washington dan rencananya untuk membuat pangkalan militer serta menguasai pesisir dan tempat-tempat strategis Yaman.

Tindakan ini mengungkap tujuan utama agresi ke Yaman. Tindakan-tindakan lain hanyalah sarana untuk mengeksekusi tujuan utama ini. Sebelum ini, AS secara terang-terangan berkeliling di kota Ghil Bawazir di Hadhramaut dengan anjing-anjing polisi dan kendaraan baja.

Kehadiran provokatif Tentara AS dan pembuatan pos pemeriksaan di jalanan kota menunjukkan, kunjungan-kunjungan Dubes AS dan delegasi-delegasi militer ke Hadhramaut, termasuk pertemuan dengan para pejabat, adalah mukadimah untuk menempatkan pasukan AS dan pengambilalihan berkas militer-keamanan Hadhramaut. Ini adalah langkah awal untuk menguasai provinsi kaya minyak di Yaman tersebut.

Anggota Kantor Politik Ansharullah, Ali al-Qahoum menegaskan bahwa Yaman tidak akan duduk berpangku tangan ketika perusahaan-perusahaan asing menjarah sumber-sumber alamnya.

Menurut al-Qahoum, AS berkoar-koar soal dukungan untuk gencatan senjata di Yaman, namun di saat bersamaan, ia menunjukkan perilaku bermusuhan.

“Mereka siap melakukan serangan terhadap rakyat Yaman. Kami mengetahui bahaya perang ini. Tidak akan ada perdamaian selama para penjajah belum diusir dan sumber-sumber kekayaan kami belum direbut kembali,” tandasnya. (af/fars)

DISKUSI: