Sanaa: Serangan ke al-Dabbah adalah Pesan Peringatan, Bukan Pesan Agresif

0
19

Sanaa,LiputanIslam.com-Kemenlu Yaman pada Jumat kemarin menyatakan, Sanaa telah melakukan tindakan resmi dan terbuka untuk menjelaskan sikapnya kepada negara-negara lain. Sanaa juga telah menegaskan bahwa pihaknya tak akan membiarkan sumber-sumber alam Yaman dijarah.

Menurut Kemenlu Yaman, negara ini telah melaksanakan tugas legalnya untuk melindungi kedaulatan Yaman, termasuk menjaga kepentingan dan sumber-sumber alam bangsa dari segala bentuk agresi dan penjarahan.

“Kami meminta dari Dewan Keamanan untuk memahami substansi dan tidak menafsirkan apa pun pesan-pesan peringatan Angkatan Bersenjata Yaman. Serangan ke (pelabuhan) al-Dabbah bukan sebuah pesan agresif atau bermusuhan, namun pesan peringatan di dalam perairan regional demi mencegah penjarahan sumber-sumber alam kami,” tegas Kemenlu Yaman.

“Semua opsi tersedia untuk memperluas cakupan tindakan di hadapan pihak-pihak yang ingin mengulangi penjarahan sumber-sumber alam Yaman. Sebab itu, upaya Utusan PBB harus dibarengi tindakan-tindakan praktis untuk mengakhiri agresi, mencabut blokade, dan membayar gaji para pegawai.”

Di akhir statemen, Kemenlu Yaman menegaskan bahwa Dewan Keamanan harus merilis resolusi mengikat baru demi mempersiapkan atmosfer untuk memulai perundingan dan mengatasi krisis Yaman melalui jalur politik. Dengan demikian, Yaman bisa mendapatkan perdamaian komprehensif yang bisa menjaga stabilitasnya. (af/fars)

DISKUSI: