Sanaa: Jika Belum Jera, Tanker Penjarah akan Langsung Ditarget

0
145

Sanaa,LiputanIslam.com-PM Yaman Abdulaziz bin Habtour menegaskan, Sanaa tidak akan membiarkan sumber-sumber minyak dan gas Yaman dijarah.

Ia juga menyinggung serangan peringatan pada Senin kemarin terhadap sebuah kapal tanker asing yang hendak menjarah minyak Yaman. Bin Habtour mengatakan,”Setelah ini, kami tidak akan memberi peringatan kepada kapal-kapal (penjarah), tapi akan menargetkannya secara langsung. Semua dunia harus tahu bahwa kami tak akan membiarkan rakyat kami kelaparan di saat mereka (Koalisi Saudi dan AS) merampok kekayaan Yaman.”

Sejumlah media mengabarkan terjadinya ledakan di Pelabuhan al-Dabba di timur Mukalla, Ibu Kota Provinsi Hadhramaut. Sumber-sumber lokal menyatakan, sebuah drone telah menargetkan pelabuhan tersebut. Serangan ini terjadi hanya beberapa jam sebelum tibanya sebuah kapal tanker asing.

Menurut sumber-sumber tersebut, ini adalah kegagalan upaya AS untuk kesekian kalinya dalam menjarah minyak Yaman. Kapal tanker itu berencana menjarah muatan 2 juta barel minyak mentah dan memindahkannya ke pasar Eropa.

Ini merupakan serangan kedua ke pelabuhan al-Dabba. Bedanya, kali ini AS telah menempatkan sistem pertahanan udara dengan dalih melindungi pelabuhan dan situs-situs minyak yang diduduki Koalisi Saudi.

Serangan ini menunjukkan bertambahnya kemampuan udara Yaman dan bahwa penjarahan minyak Yaman tidak bisa dilakukan lagi. AS sendiri meyakinkan perusahaan-perusahaan asing untuk melindungi mereka di pesisir Yaman. Namun dengan adanya serangan drone Yaman ini, klaim AS patut diragukan. (af/fars/alalam)

DISKUSI: