Sanaa: Gencatan Senjata Digunakan Agresor untuk Pulihkan Kondisi

0
88

Sanaa,LiputanIslam.com-Televisi Lebanon, al-Mayadeen, menukil pernyataan dari Menhan Yaman bahwa Koalisi Saudi-UEA bersiap untuk kembali melancarkan serangan ke Yaman.

Menurut Muhammad al-Athifi, persiapan Koalisi Agresor ini membuktikan bahwa mereka menggunakan gencatan senjata sebagai sarana untuk beristirahat sebelum memulai agresi kembali.

“Tujuan utama Koalisi Agresor dan para pendukungnya adalah memperpanjang durasi agresi. Tujuan lainnya adalah melanjutkan penjarahan aset-aset nasional (Yaman) dan menggunakan pelabuhan serta kepulauan-kepulauan Yaman demi kepentingan mereka,”tegas al-Athifi.

Ia mengatakan, Angkatan Bersenjata Yaman juga siap sepenuhnya untuk melawan para agresor. Tentara Yaman juga memiliki kemampuan lengkap untuk menghadapi segala agresi, serta melakukan serangan preventif di wilayah Koalisi Saudi.

Pemerintahan pro-Koalisi beberapa waktu lalu mengklaim, perang terhadap Ansharullah adalah “perang menentukan dan eksistensional.” Mereka menyatakan, para antek Riyadh dan Abu Dhabi tak punya pilihan selain mengalahkan Ansharullah.

Pemerintahan pro-Koalisi Saudi menegaskan, dukungan terhadap perang atas Ansharullah memuncaki daftar prioritas mereka. Mereka juga mengklaim, serangan Ansharullah ke wilayah Saudi menunjukkan bahwa kelompok ini menggunakan kesempatan damai untuk menyerang negara tetangga.

Sebelum ini, al-Athifi menyatakan bahwa model gencatan senjata yang diinginkan Koalisi Saudi adalah yang membuat mereka bisa menjarah kekayaan Yaman dan menghentikan kemenangan-kemenangan bangsa serta Angkatan Bersenjata negara ini.

“Di masa gencatan senjata, negara-negara agresor membeli sistem pertahanan udara. Namun sistem-sistem ini tidak bisa melindungi mereka dari serangan Angkatan Bersenjata Yaman. Sebab itu, jika mereka tidak berkomitmen dengan syarat-syarat perpanjangan gencatan senjata, mereka akan menanggung pukulan-pukulan menyakitkan,” tegas al-Athifi. (af/alalam)

DISKUSI: