Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Rusia: Sanksi Amerika Lemahkan Perang Melawan Terorisme

Published 26/03/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Moskow,LiputanIslam.com-Sabtu (25/3), Juru bicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova, menyesalkan sanksi baru yang dijatuhkan Amerika terhadap delapan perusahaan negaranya.

Sehari sebelumnya (24/3), Kemenlu Amerika menjatuhkan sanksi atas 30 perusahaan dari Rusia, China, Korut, Uni Emirat Arab, dan sejumlah warga dari sepuluh negara lain. Amerika menuduh mereka terlibat dalam apa yang disebutnya sebagai aktifitas “penyebaran nuklir.”

Zakharova menyebut langkah Amerika bertentangan dengan pernyataan Washington terkait perang melawan terorisme, terutama di Suriah.

“Langkah ini berlawanan dengan resolusi resmi (Amerika). Hal ini melemahkan kerjasama multinasional untuk menumpas ISIS dan kelompok teroris yang mengancam semua negara, termasuk Amerika,”ungkapnya.

Zakharova menyebut Washington tunduk terhadap pihak-pihak yang memprioritaskan memburuknya hubungan Rusia-Amerika.

Dia mengatakan,”Selama ini, pihak-pihak tersebut mencari-cari musuh yang sebenarnya tak memiliki wujud nyata. Tindakan seperti ini sama sekali tidak berguna bagi Amerika.”

Hubungan Rusia dan Barat mengeruh usai Crimea menyatakan berpisah dari Ukraina dan bergabung dengan Federasi Rusia. Hubungan ini semakin memburuk menyusul terjadinya krisis di timur Ukraina.

Republik Crimea mengadakan referendum pada 16 Maret 2014 untuk bergabung dengan Rusia. Republik ini lalu memutuskan berpisah dari Ukraina setelah mendapatkan mayoritas suara.

Kief dan para sekutunya tidak menerima hasil referendum ini. Mereka menuduh Moskow memicu ketegangan dan krisis di timur Ukraina. Hal ini menyebabkan dijatuhkannya sejumlah sanksi atas Rusia, yang kemudian memancing reaksi serupa dari Negeri Beruang Merah ini. (af/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account