Rilis Hasil Investigasi Teror Abu Akleh, AS Disebut Lebih Memihak Israel ketimbang Warganya

0
282

Gaza,LiputanIslam.com-Kemenlu AS pada Senin (4/7) mengumumkan hasil investigasinya terkait pembunuhan jurnalis al-Jazeera, yang notabene berkewarganegaraan ganda AS-Palestina, Shireen Abu Akleh.

Kemenlu AS memang mengakui bahwa peluru ditembakkan ke arah Abu Akleh dari posisi Tentara Israel. Meski begitu, Kemenlu AS menggunakan berbagai dalih dan justifikasi untuk mengecilkan aspek kejahatan ini serta merehabilitasi nama Rezim Zionis.

Dalam laporannya, Kemenlu AS mengklaim bahwa “para analis independen dan pihak ketiga tidak bisa sampai kepada kesimpulan spesifik terkait asal peluru yang membunuh Abu Akleh”. Kemenlu AS mengaku, para pakar proyektil menyimpulkan bahwa peluru itu sudah rusak sehingga tidak memungkinkan pengambilan kesimpulan jelas.

Keberpihakan AS kepada Israel terkait kematian salah satu warganya sendiri memicu amarah netizen di dunia maya.

Redaktur majalah Intifada, Maureen Murphy dalam cuitannya menulis, ”Menjijikkan. AS secara sengaja menutupi tanggung jawab Israel dalam pembunuhan disengaja atas Shireen Abu Akleh. AS bahkan menjustifikasinya dengan menyatakan bahwa peristiwa ini terjadi setelah ‘serangan teroris’ di Israel”.

Jurnalis Lebanon-AS, Rania Khalek mendeskripsikan penyelidikan AS sebagai “justifikasi untuk pembunuhan warganya sendiri”.

Seorang pejabat senior dalam wawancara dengan al-Jazeera mengatakan, ”Faktanya jelas. Namun Pemerintah AS masih saja membuat-buat kendala untuk menerangkan fakta ini. Kami menegaskan bahwa Israel telah membunuh Abu Akleh dan harus bertanggung jawab atas kejahatan yang dilakukannya.” (af/fars)

DISKUSI: