Reuters: Pengiringan Jenazah Soleimani Bangkitkan Memori Pengiringan Imam Khomeini

0
132

Teheran,LiputanIslam.com-Kantor berita Reuters dalam liputannya melaporkan, puluhan ribu orang hadir dalam prosesi pengiringan jenazah Qassem Soleimani dan syuhada lainnya, yang gugur akibat serangan udara AS di Baghdad.

Putri Soleimani yang hadir dalam prosesi tersebut menyatakan, “hari-hari kelam” telah menanti AS.

Menurut Reuters, jumlah warga Teheran dalam prosesi tersebut dan disiarkan di televisi, mengingatkan kembali akan jutaan warga Iran yang mengiringi pemakaman Ayatullah Ruhullah Khomeini (pendiri Republik Islam Iran) di tahun 1989.

Stasiun televisi Russia Today bahkan menyebut prosesi tersebut sebagai pengiringan jenazah terbesar di dunia.

Jenazah Soleimani dan syuhada lainnya disalati di Universitas Teheran. Salat jenazah diimami oleh Ayatullah Ali Khamenei (pemimpin tertinggi Iran), serta dihadiri Presiden Hassan Rouhani, ketua parlemen Ali Larijani, dan petinggi lainnya.

Ismail Haniyeh (ketua kantor politik Hamas) dan Saleh al-Aruri (deputi Haniyeh) juga turut hadir dalam prosesi tersebut.

Russia Today melaporkan, jalanan di sekitar Universitas Teheran disesaki warga hingga radius beberapa kilometer. Mereka mengibarkan bendera-bendera merah dan menyerukan slogan “mampus Amerika” dan “mampus Israel.”

Putri Soleimani menyatakan, syahadah ayahnya membangunkan lebih banyak lagi nurani manusia di front muqawamah/resistansi.

“Ayah saya adalah tokoh strategis terbesar dalam perhitungan musuh. Kerinduan terhadap syahadah mendorongnya berada di garis terdepan perang melawan musuh,”kata Zaenab Soleimani. (af/fars)

Baca Juga:

Video: Ayatullah Ali Khamenei Menangis Saat Imami Shalat Jenazah Jenderal Soleimani

Bendera Merah Tanda Perlawanan

DISKUSI: