Rekonsiliasi dengan Damaskus Ditentukan Hamas Secara Independen

0
167

Gaza,LiputanIslam.com-Staf Hubungan Arab-Islam Hamas menyatakan, proses pembukaan kembali kantor kelompok ini di Suriah akan dilaksanakan secara bertahap dan sungguh-sungguh. Dalam rangka hal tersebut, kedua belah pihak akan mengadakan beberapa pertemuan di masa depan.

Menurut Khalil al-Hayyah, keputusan untuk rekonsiliasi dengan Suriah diambil lantaran faksi-faksi Resistansi meyakini kebenaran jalan yang ditempuh mereka, juga keyakinan tak tergoyahkan terhadap norma Palestina.

”Presiden Suriah menyambut mereka dengan hangat. Atmosfer yang ada dalam pertemuan itu memberi mereka keyakinan bahwa kondisi akan berjalan dengan baik,”kata al-Hayyah soal pertemuan delegasi Hamas dengan Presiden Suriah Bashar Assad.

Saat ditanya apakah Hamas berkonsultasi dengan Qatar dan Turki untuk memulihkan hubungan dengan Suriah, al-Hayyah menjawab bahwa Hamas menentukan keputusan berdasarkan kehendaknya sendiri. Keputusan untuk kembali ke Damaskus diambil oleh para pemimpin Hamas dan kemudian diberitahukan kepada yang lain.

“Tak ada yang perlu dirahasiakan. Ini adalah keputusan yang kami ambil secara mandiri,” tegasnya.

Di akhir wawancara, al-Hayyah bicara soal pengaruh hubungan Hamas-Damaskus di level koordinasi keamanan-militer dan dampaknya dalam struktur persenjataan faksi-faksi Resistansi Palestina.

“Langkah ini memberikan banyak motivasi kepada mereka yang meyakini opsi perlawanan. Ini memberi mereka kekuatan dan tekad politik, yang akan tercermin pada (Poros) Resistansi secara umum, dan Resistansi Palestina secara khusus. Detail urusan keamanan-militer akan diserahkan kepada para pakar, sebab mereka yang paling mampu mengelola masalah ini,” kata al-Hayyah. (af/fars)

DISKUSI: