Ratusan Orang Hadiri Pemakaman George Floyd di Minneapolis

0
49

Photo: AP

Washington, LiputanIslam.com—Ratusan orang dari berbagai latar belakang ras dan usia menghadiri upaca pemakaman George Floyd pada Kamis (4/6) kemarin.

Pemakaman ini didatangi anggota keluarga, teman, pemimpin politik dan agama, serta ratusan orang Afrika-Amerika, kulit putih, Latin, Asia dan Indian. Sementara itu, orang-orang di seluruh dunia menonton upacara ini lewat televisi dan online.

Upacara dimulai pukul 1 malam waktu lokal di pusat pekuburan di North Central University, Minneapolis.

Floyd (46) meninggal pada 25 Mei lalu ketika seorang petugas polisi, Derek Chauvin, menekan lututnya di leher Floyd sampai ia tercekik. Kematiannya itu memicu kemarahan warga kulit hitam atas tindakan brutal polisi yang rasis. Akhirnya gelombang kerusuhan sipil pun meledak di seluruh penjuru AS.

Dalam upacara pemakaman itu, pengacara keluarga Floyd, Ben Crump, mengatakan bahwa keadilan bagi Floyd akan membutuhkan upaya bersama di dalam ruang sidang dan di luar ruang sidang. Ia pun menegaskan bahwa seharusnya hanya ada satu sistem peradilan yang sama bagi kulit hitam dan kulit putih.

“Kami tidak menginginkan dua sistem peradilan di Amerika. Satu untuk hitam dan satu untuk putih. Apa yang kami upayakan adalah gerakan yang setara untuk Amerika Serikat. [Peristiwa] George Floyd adalah momen yang memberikan kita kesempatan terbaik yang pernah saya lihat dalam waktu yang lama untuk mencapai gagasan tinggi yang didirikan negara ini,” tuturnya.

Photo: Reuters

Sementara itu, aktivis hak-hak sipil Amerika, Pendeta Al Sharpton, menyatakan bahwa upcara ini “bukan pemakaman biasa.”

“Saya ingin kita tidak duduk di sini dan bertindak seolah-olah kita menghadiri pemakaman biasa yang terjadwal. George Floyd seharusnya tidak masuk daftar orang meninggal. Dia tidak mati karena kondisi kesehatan. Dia meninggal karena kebobrolan sistem keadilan Amerika,” katanya.

Sementara itu, saudara laki-laki George Floyd, Philonise, menyampaikan harapannya agar saudaranya itu mendapatkan keadilan yang layak. “Semua orang menginginkan keadilan, kita menginginkan keadilan untuk George. Dia akan mendapatkannya. Dia akan mendapatkannya. ”

Pemakaman ini dilakukan sehari setelah pelaku pembunuhan Floyd akhirnya dijatuhi dakwaan baru. Chauvin didakwa dengan pembunuhan tingkat dua. Tiga petugas polisi lainnya yang membantu dan bersekongkol dalam pembunuhan itu juga dikenai pemubunuhan tingkat dua. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS: