Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Ratusan Dokter Desak Inggris Hentikan Penyiksaan Terhadap Pendiri Wikileaks

Published 18/02/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Julian Assange meninggalkan Pengadilan Westminster di London, Inggris, 13 Januari 2020. © REUTERS/Henry Nicholls

London, LiputanIslam.com—Lebih dari 100 dokter dari berbagai negara mendesak pemerintah Inggris agar menghentikan “penyiksaan psikologis” terhadap pendiri Wikileaks, Julian Assange, serta segera mengirimnya ke rumah sakit.

Menurut 117 dokter dari 18 negara yang  bergabung di bawah nama Doctors for Assange, Assange kemungkinan akan mati di penjara Inggris karena “disiksa” dengan sangat ekstrem.

Desakan kepada pemerintah Inggris ini disampaikan lewat surat yang dirilis oleh jurnal medis terkemuka, The Lancet.  Ini merupakan surat keempat mereka sejak Assange muncul di pengadilan.

Surat itu lebih lanjut menuturkan bahwa Assange membutuhkan perawatan medis yang mendesak karena telah terkena “penyiksaan psikologis yang berkepanjangan”. Doctors for Assange pun meminta agar ia dipindahkan ke rumah sakit pendidikan universitas untuk dirawat.

Kesehatan Assange memang telah menjadi kekhawatiran para pendukungnya selama ia ditahan.

Pelapor Khusus PBB, Nils Melzer yang mengunjungi Assange di penjara pada Mei 2019,  melaporkan bahwa sang jurnalis terlihat memperlihatkan “semua gejala khas dari paparan penyiksaan psikologis yang lama.” Pada saat itu, Assange telah menghabiskan tujuh tahun penahanan di kedutaan Ekuador di London sebelum ia dikirim ke penjara Belmarsh.

Tak lama setelah kunjungan itu, Assange muncul pada persidangan audiensi kasusnya pada 21 Oktober 2019.  Doctors for Assange menyebut ia tampak “pucat, kurus, tua, dan pincang, dan tampak kesulitan untuk mengingat informasi dasar, kesulitan fokus pada pikirannya, atau mengartikulasikan kata-katanya”. Pada akhir persidangan, Assange bahkan mengatakan kepada hakim bahwa “dia tidak mengerti apa yang terjadi di pengadilan”.

Sidang tersebut diadakan untuk memutuskan tindakan ekstradisi Assange ke AS. Pendiri WikiLeaks itu memang diincar oleh Washington karena “memperoleh dan membocorkan dokumen rahasia yang terkait dengan pertahanan nasional secara ilegal”. Departemen Kehakiman mendakwanya dengan 18 tuduhan dan hukuman maksimal 175 tahun penjara. (ra/presstv)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account