Ramallah Sebut Israel Gunakan Bom Fosfor

0
414

Ramallah,LiputanIslam.com– Rapat virtual ketiga Dewan Keamanan PBB terkait perkembangan di Palestina dan Gaza berakhir tanpa hasil yang jelas. Ketidakpastian ini disebabkan ulah AS.

Kemenlu Pemerintah Otonomi Nasional Palestina pun bereaksi atas ketidakjelasan rapat ini dengan merilis statemen. Dalam statemennya, Kemenlu PNA mengecam sikap Washington, yang dinilai berlawanan dengan slogan-slogan politik Presiden Joe Biden.

Kemenlu PNA dalam statemennya menyebutkan, bagaimana bisa seorang pejabat (AS) mengizinkan dirinya untuk menyebut aksi-aksi agresif Israel, yang merupakan Rezim Penjajah, sebagai “tindakan pembelaan diri?” Apakah membunuh anak-anak dan menghancurkan rumah-rumah di atas kepala para penghuninya adalah pembelaan diri? Apakah pengusiran paksa penduduk Sheikh Jarrah dari tempat tinggal mereka adalah bentuk pembelaan diri?

Apakah serbuan tiap hari ke Masjid Aqsa bisa disebut sebagai pertahanan diri? Apakah pembelaan diri adalah membombardir kawasan pemukiman dengan bom-bom fosfor? Apakah penjajahan, perampasan tanah, dan Yahudisasi adalah bentuk pembelaan diri?

Kemenlu PNA lalu mengutuk keras kejahatan Rezim Zionis di Tepi Barat, Quds, dan Jalur Gaza. Kemenlu PNA menambahkan, Israel menggunakan senjata-senjata terlarang atas Gaza, termasuk bom fosfor.

Tindak represif atas para pendemo Palestina di Tepi Barat dan Quds dengan peluru tajam, penargetan mata para pendemo secara sengaja, dan serangan pemukim Zionis kepada warga Palestina juga dikecam dalam statemen Kemenlu PNA.

DISKUSI: