Raja Yordania Instruksikan Revisi Kesepakatan Impor Gas dari Israel

0
85

Amman,LiputanIslam.com-Raja Yordania, Abdullah II, secara resmi memerintahkan agar kesepakatan impor gas dengan Israel dikaji ulang.

Dikutip oleh harian Saudi,al-Sharq al-Awsat, dari sejumlah pejabat teras Yordania, Raja Abdullah II ingin tahu manakah yang lebih baik bagi kepentingan nasional Yordania: melanjutkan kesepakatan atau menghentikannya?

Menurut al-Sharq al-Awsat, hasil dari laporan revisi ini akan digunakan untuk memberi tekanan politik kepada Rezim Zionis, atau untuk menghadapi tekanan dari parlemen Yordania yang menginginkan kesepakatan ini dibatalkan.

Pada tahun 2016, Yordania menandatangani kesepakatan senilai 10 milyar dolar untuk mengimpor gas dari Rezim Zionis.

Satu bulan lalu, parlemen Yordania menuntut agar kesepakatan impor gas ini dibatalkan, menyusul kajian atas konten perjanjian tersebut.

Rajai al-Maashar, deputi perdana menteri dan menteri penasihat pemerintah Yordania, meminta dari parlemen agar pemerintah diberi tenggat waktu. Tujuannya adalah menanti pendapat dari Pengadilan UUD, apakah Dewan Umat (senat dan dewan perwakilan) memiliki kelayakan untuk menyampaikan pandangan tentang kesepakatan impor gas tersebut. (af/alalam)

 

DISKUSI: