Qatar Gusar Barat Kampanyekan LGBT di Piala Dunia

0
192

Doha,LiputanIslam.com-Tindakan negara-negara Barat yang memaksakan kampanye LGBT di pergelaran Piala Dunia 2022 dikritik pedas oleh Menteri Energi Qatar, Saad bin Sherida al-Kaabi.

“Agama Islam menentang keras LGBT dan memandangnya sebagai sesuatu yang buruk dan amoral,”kata al-Kaabi saat diwawancarai harian Jerman, BILD.

“Barat tidak berhak untuk mendiktekan kehendak-kehendaknya atas negara kami untuk mengubah agama dan keyakinan kami,”imbuhnya.

Menurutnya, tidak masalah jika kaum LGBT datang ke Qatar dan menonton Piala Dunia. Namun Umat Muslim tidak menerima LGBT dalam agama kami.”

“Barat ingin mendiktekan kehendak-kehendaknya atas kami dengan menyeru Qatar untuk mengubah agama dan keyakinannya, serta melakukan apa yang dianggap benar oleh mereka.”

“Lalu bagaimana dengan hak saya sebagai seorang manusia dalam memilih agama, negara, anak-anak, dan keluarga? Barat ingin memaksa Qatar menerima kehendak dan pandangan-pandangannya,”tegas al-Kaabi.

Menteri Energi Qatar juga mengomentari tindakan Mendagri Jerman Nancy Faeser, yang mengenakan ban pelangi lambang LGBT di lengannya saat hadir di salah satu stadion Piala Dunia Qatar.

Faeser menyalahgunakan posisinya sebagai diplomat untuk memasuki stadion Khalifa dengan mengenakan ban pelangi dan duduk di samping Ketua FIFA Gianni Infantino.

Faeser menutupi ban pelanginya dengan mengenakan jas. Setelah duduk di tribun khusus, ia pun membuka jas dan memamerkan ban pelangi tersebut untuk menunjukkan penentangannya terhadap aturan FIFA dan Qatar.

“Saat melawat ke negara lain, saya sebagai seorang pejabat di Pemerintahan tidak boleh melakukan hal-hal yang mengganggu dan menyakiti negara tuan rumah,”sindir al-Kaabi. (af/alalam)

DISKUSI: