Protes Anti-Rasisme, Patung George Washington Bersimbah Darah

0
106

New York, LiputanIslam.com–Dua patung George Washington di Washington Square Park dikotori dengan cat berwarna merah pada Senin (29/6) kemarin.

Menurut informasi dari kepolisian setempat, dua pelaku vandalisme melakukan perusakan ini pada jam 3.20 pagi dan lari dengan sepeda.

Kedua patung dari abad ke-20 ini menggambarkan Washington sebagai presiden pertama AS dan juga sebagai jenderal pasukan Perang Revolusi. Patung-patung tersebut masih meneteskan cat yang masih segar hingga sebelum jam 8 pagi.

Palaku vandalisme juga dilapokan menggunakan cat semprot putih untuk menggambar 24 tubuh manusia di sekitar air mancur Washington Square Park. Kemudian mereka melemparkan balon berisi car merah ke lukisan tubuh-tubuh manusia itu sehingga seolah-olah ditembak.

“Washington memiliki darah di tangannya. Saya mendukung perusakan itu!” kata seorang warga bernama Iven Young, 86, kepada The Post.

Geroge Washington memang merupakan tokoh kontroversial. Meskipun ia dipuji karena telah membantu mendirikan negara AS, ia juga dikecam karena memiliki budak dan bertanggung jawab atas kematian penduduk asli Amerika.

Di tengah gelombang protes anti-rasisme pasca kematian warga Amerika-Afrika George Floyd oleh polisi kulit putih, patung-patung tokoh penting Amerika seperti Washington terus menerus dirusak dan dirobohkan di seluruh penjuru negara itu. (ra/nypost)

DISKUSI: