Presiden Venezuela: Kolombia Berupaya Membunuh Saya di Hari Pemilu

0
97

Caracas, LiputanIslam.com—Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengungkapkan adanya upaya pembunuhan terhadap dirinya pada hari pemilihan parlemen yang dimenangkan oleh partai sosialis petahana secara telak.

Maduro mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa (8/12) bahwa dia harus mengubah tempat pemungutan suara ke pangkalan militer utama di ibu kota Caracas setelah diberitahu tentang rencana pembunuhan tersebut.

Ia pun menuduh Presiden Kolombia, Ivan Duque, berperan besar dalam upaya pembunuhan itu.

“Kami menerima informasi dari sumber intelijen Kolombia yang terpercaya, bahwa mereka sedang mempersiapkan serangan untuk membunuh saya pada hari pemilihan,” katanya.

Maduro dalam beberapa kesempatan sebelumnya telah menuding Kolombia dan sekutunya, Amerika Serikat, merencanakan penggulingannya dan para pejabat militer seniornya sejak lama.

Dia mengatakan, kedua negara tersebut diperintah oleh ekstremis, mengingat bagaimana Washington pernah mengatur kudeta untuk menggulingkan pemerintahannya tahun lalu.

Kolombia dan AS hanya mengakui tokoh oposisi Venezuela Juan Guaido sebagai pemimpin sah di negara itu.

Maduro pun berjanji akan terus menunjukkan keberanian dalam menghadapi puluhan skema yang dibuat oleh negara imperialis untuk menghancurkannya. (ra/presstv)

 

DISKUSI: