Pompeo Sebut Antizionisme Sama dengan Antisemitisme

0
0

Washington,LiputanIslam.com-Menteri luar negeri AS mengklaim, antizionisme tidak ada bedanya dengan antisemitisme. Mike Pompeo menyatakan AS akan serius memerangi antizionisme.

“Saya benar-benar mengkhawatirkan ancaman antisemitisme, yang ibarat kanker yang sedang tumbuh di Timur Tengah dan Eropa,”ucap Pompeo dalam pidatonya di pertemuan tahunan Komite Umum Israel-AS (AIPAC) di Washington.

“Antisemitisme di negara kita telah meningkat 3 persen sejak tahun 2013 hingga sekarang. Tiap manusia harus memerangi antisemitisme dan membela hak orang-orang Yahudi untuk menyembah tuhan mereka. AS berkewajiban mengakui kebebasan beragama, dan ini adalah hal yang tercantum di UUD kita,”lanjutnya.

Menlu AS mengklaim, antisemitisme adalah fanatisme terbesar dan terkuno di dunia. “Fanatisme ini terwujud dalam beragam bentuk baru. Fanatisme ini dibungkus dalam kemasan antizionisme seperti gerakan-gerakan pemboikotan (Israel),”tandasnya.

Pompeo dengan ucapannya menyinggung 8 kandidat presiden AS dari Demokrat yang memboikot pertemuan AIPAC.

“Kecaman atas eksistensi Israel sama sekali tak bisa diterima. Saat ini, (Rezim Zionis) satu-satunya anggota PBB yang selalu dipertanyakan. Antisemitisme dan antizionisme adalah dua sisi dari satu koin,”kata Pompeo.

Dia berpendapat, penyebab masalah ini adalah dilupakannya Holocaust oleh peradaban Barat. Dia mengatakan, sebagian politikus beranggapan, antisemitisme bisa menarik pemilih untuk mereka. Israel, kata Pompeo, harus disanjung dan dimuliakan, bukan direndahkan.

“Trump menjadikan perang melawan antisemitisme sebagai prioritas program-programnya. Keluarnya AS dari Dewan HAM PBB adalah buktinya. Selain itu, saya juga telah membuat kantor khusus untuk memerangi antisemitisme di kemenlu AS,”pungkas Pompeo. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS: